Derbi Suramadu Memanas, Madura United Waspadai Kebangkitan Persebaya Usai Kalah dari Persija Jakarta

Madura United Waspadai Kebangkitan Persebaya Usai Kalah dari Persija Jakarta
Derbi Suramadu Memanas, Madura United Waspadai Kebangkitan Persebaya Usai Kalah dari Persija Jakarta. Foto: I League
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Pertarungan sarat gengsi akan tersaji di pekan ke-28 BRI Super League 2025/26 ketika Persebaya Surabaya vs Madura United FC dalam tajuk Derbi Suramadu.

Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4), diprediksi berlangsung ketat dengan kepentingan besar dari kedua kubu.

Di balik rivalitas yang mengemuka, kubu tamu datang dengan kewaspadaan tinggi.

Baca Juga:Persebaya vs Madura United: Derbi Suramadu di Tengah Badai Cedera Persebaya, Ini Taktik Bernardo Tavares  Andrew Jung Kembali, Persib Jaga Momentum di Laga Lawan Dewa United yang Tanpa Penonton

Caretaker pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, menilai Persebaya berpotensi bangkit setelah hasil negatif pada laga sebelumnya.

Kekalahan telak dari Persija Jakarta disebutnya bisa menjadi pemicu kebangkitan tim tuan rumah, terlebih laga akan berlangsung di hadapan pendukung sendiri.

Dalam pandangannya, tim sekelas Persebaya memiliki karakter dan mental yang cukup kuat untuk merespons tekanan.

Karena itu, Madura United menaruh perhatian khusus terhadap potensi perubahan performa Bajul Ijo yang dinilai bisa tampil lebih agresif.

“Tim sekelas Persebaya punya mental bagus. Kekalahan kemarin bisa jadi momentum mereka untuk bangkit. Itu yang harus kami antisipasi,” ujar Rakhmad Basuki pada Kamis (16/4).

Meski demikian, kewaspadaan tersebut tidak lantas membuat Madura United mengendurkan ambisi.

Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tetap membidik hasil maksimal demi keluar dari situasi sulit di papan bawah klasemen.

Baca Juga:Menjaga Daya Beli, Pemerintah Tahan Harga BBM Bersubsidi hingga Akhir 2026, Dipastikan Tidak Naik  Menarik, Rachmat Irianto Buka Suara Soal Persebaya dan Persaingan Persib dengan Persija untuk Perebutan Juara

Saat ini, mereka masih berkutat di zona degradasi bersama Semen Padang FC dan PSBS Biak, sehingga setiap poin menjadi sangat berarti.

Dengan komposisi pemain yang dipimpin Lulinha, Madura United berupaya menjaga peluang mencuri angka di kandang lawan. Rakhmad Basuki menegaskan bahwa rasa hormat terhadap Persebaya tidak mengurangi tekad timnya untuk meraih hasil positif.

Di sisi lain, Persebaya yang kini menempati posisi keenam dengan 42 poin tentu tidak ingin kehilangan momentum di kandang sendiri.

Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi tuan rumah untuk segera bangkit sekaligus menjaga posisi di papan atas.

Derbi Suramadu kali ini tak sekadar soal rivalitas regional, tetapi juga tentang dua kepentingan yang bertolak belakang: upaya bangkit dari tekanan dan perjuangan keluar dari ancaman degradasi.

Dalam situasi seperti ini, intensitas dan determinasi dipastikan menjadi warna utama sepanjang pertandingan.

0 Komentar