Sikap tersebut menunjukkan bahwa fokus utama Rian saat ini sepenuhnya tertuju pada upaya membangkitkan Persebaya.
Sejarah masa lalunya bersama klub lain maupun hubungan personal dengan pemain lawan tidak menggeser komitmennya untuk membawa Bajul Ijo kembali ke jalur positif.
Lebih jauh, Rian berharap timnya mampu segera belajar dari kegagalan di Jakarta dan menunjukkan respons yang lebih baik pada laga berikutnya.
Baca Juga:Dewa United Siap Uji Level di Hadapan Persib Bandung, Duel Puncak Panas Tersaji di Banten di Pekan ke-28Preview Persib vs Dewa United: Persib Waspadai Kebangkitan Dewa United, Ujian Berat Menanti di Banten
Momentum kebangkitan itu akan diuji saat Persebaya menjamu Madura United FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4) malam.
Bagi Persebaya, laga kandang tersebut bukan sekadar kesempatan meraih tiga poin, tetapi juga panggung untuk memulihkan harga diri tim di hadapan publik Surabaya yang menantikan reaksi nyata setelah hasil mengecewakan pada pekan sebelumnya.
