RADARTASIK.ID – Nama striker AS Roma, Donyell Malen tengah menjadi sorotan di Serie A musim 2025/2026.
Penyerang asal Belanda itu tampil luar biasa sejak bergabung dengan Giallorossi pada bursa transfer Januari lalu.
Keputusan pelatih Gian Piero Gasperini mendatangkan Malen kini terbukti jitu.
Sang pelatih memberikan jaminan posisi sebagai penyerang tengah—peran yang memang diinginkan Malen sejak lama. Hasilnya, kontribusi yang diberikan langsung terasa signifikan.
Baca Juga:Bawa Atletico Lolos ke Babak Semifinal Liga Champions, Simeone: Saya Merasakan Momen Ajaib6 Tuntutan Spalletti ke Petinggi Juventus Musim Depan: Beli Lima Pemain Baru
Jika sebelumnya Malen masih memperkuat Aston Villa dengan catatan empat gol dari 21 pertandingan, kini performanya melonjak drastis.
Bersama Roma, ia telah mencetak 10 gol hanya dalam 12 penampilan—sebuah statistik yang membuatnya langsung masuk dalam perburuan gelar top skor Serie A.
Dengan enam pertandingan tersisa, Malen kini hanya terpaut enam gol dari pemuncak daftar pencetak gol terbanyak, Lautaro Martinez, yang telah mengoleksi 16 gol bersama Inter Milan.
Namun, kondisi cedera yang dialami Lautaro membuka peluang bagi para pesaing untuk mendekat.
Performa impresif Malen semakin lengkap setelah ia mencetak hattrick ke gawang Lecce.
Tambahan tiga gol tersebut membuatnya menyamai rekor legenda Zlatan Ibrahimovic sebagai pemain yang mampu mencetak 10 gol usai didatangkan pada bursa transfer Januari.
Pencapaian ini terbilang langka. Bahkan, dalam sejarah Serie A, belum pernah ada pemain yang datang di tengah musim dan langsung keluar sebagai top skor di akhir kompetisi.
Baca Juga:Barcelona Disingkirkan Atletico Madrid, Boban: Yamal KelelahanMedia Italia: Inter Bidik Pemain Buangan Dortmund dan Arsenal
Namun, Malen tampaknya tidak ingin berhenti hanya dengan menyamai rekor tersebut.
Dengan performa yang terus menanjak, ia berpeluang melampaui capaian Ibrahimovic dan mencetak sejarah baru.
Melihat tren saat ini, peluang Malen untuk merebut gelar capocannoniere tetap terbuka. Selain Lautaro yang sedang cedera, para pesaing lain juga belum menunjukkan konsistensi tinggi.
Sejumlah nama seperti Anastasios Douvikas dan Nico Paz (Como), Marcus Thuram (Inter), hingga Kenan Yildiz (Juventus) masih berada di bawah catatan gol Lautaro.
Sementara itu, pemain lain seperti Rasmus Hojlund (Napoli), Keinan Davis (Udinese), hingga Rafael Leao (AC Milan) juga masih bersaing ketat dalam daftar top skor.
