Rumah Warga di Salawu Kabupaten Tasikmalaya Diteror Kawanan Monyet Liar

kawanan monyet liar
Rumah warga di Kampung Legok Kadu Desa Neglasari Kecamatan Salawu dirusak kawanan monyet hingga bagian kaca jendela pecah, Selasa (14/4/2026). (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Kawanan monyet merusak rumah warga di Kampung Legok Kadu, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Selasa (14/4/2026). Aksi tersebut memicu keresahan karena hewan liar itu masuk hingga ke dalam rumah dan merusak berbagai perabotan.

Diduga, kawanan monyet turun dari habitatnya di hutan wilayah Salawu untuk mencari makanan, sehingga nekat masuk ke permukiman warga.

Ketua RT Kampung Legok Kadu, Adis, mengatakan monyet yang masuk ke permukiman tidak hanya satu ekor, melainkan datang dalam kelompok.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

“Iya saat turun ke perkampungan warga, monyet-monyet tersebut masuk ke dalam rumah melalui jendela dan atap bagian atas yang terbuka, sampai memecahkan kaca rumah,” ungkap Adis.

Ia menjelaskan, setelah berhasil masuk, monyet-monyet tersebut langsung mencari makanan di dalam rumah, terutama di bagian dapur.

“Anehnya kalau tidak menemukan makanan, mereka seperti marah, hingga merusak perabotan rumah, bahkan sampai jendela kaca rumah di pecahin,” kata dia.

Salah seorang warga, Nanang, menuturkan rumahnya menjadi sasaran kawanan monyet hingga mengalami kerusakan cukup parah.

“Semua peralatan yang ada di dalam rumah dan dapur hancur diacak-acak kawanan monyet. Jendela rusak hingga kaca-kacanya pecah,” terang dia.

Saat kejadian, Nanang bersama istrinya sedang berada di kebun yang tidak jauh dari rumah. Ketika kembali, ia mendapati rumahnya sudah dimasuki kawanan monyet.

“Pas saya pulang, gerombolan monyet tersebut masuk ke rumah. Saya tidak berani mengusirnya karena jumlahnya pun lebih dari sepuluh ekor,” ujar dia.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim

Bahkan, ketika terdengar suara barang-barang di dalam rumah diacak-acak dan dibanting, Nanang dan istrinya hanya bisa pasrah.

“Istri saya sampai menangis menjerit-jerit. Ada empat ekor yang datang ke rumah saya. Jadi awalnya monyet itu di teras rumah mencari jalan untuk masuk ke dalam rumah,” katanya.

Peristiwa serupa disebut sudah sering terjadi di Kampung Legok Kadu. Kondisi ini membuat warga semakin resah karena khawatir rumah mereka kembali menjadi sasaran.

Warga mengaku bingung menghadapi situasi tersebut. Di satu sisi, keberadaan monyet meresahkan, namun di sisi lain hewan tersebut tidak boleh dibunuh.(dik)

0 Komentar