Menurutnya, pemerintah akan mempermudah berbagai kebutuhan administrasi dan persyaratan agar masyarakat bisa lebih mudah mengakses pinjaman melalui perbankan.
“Sasaran utama bantuan ini adalah pengusaha baru. Jangka waktu pinjamannya juga tidak hanya satu tahun, tetapi bisa sampai dua tahun, bahkan lebih, agar bisa meringankan beban mereka,” ujar Asep.
Ia menjelaskan, anggaran subsidi bunga berasal dari dana titipan BUMD yang secara regulasi bersifat fleksibel, sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu lebih panjang sesuai kebutuhan program.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
Target 7.000 penerima tersebut, lanjut Asep, harus tersebar merata di seluruh desa agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah tertentu. (ujg)
