Skills for Future REDEF bantu Memutus Rantai Kemiskinan di Kota Tasikmalaya

pelatihan Skills for Future Kota Tasikmalaya
Pelatihan Skills for Future REDEF di Hotel Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Senin (13/4/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Yayasan Pengembangan Ekonomi Daerah (REDEF) menggelar pelatihan bertajuk Skills for Future (S4F) bagi pemuda dan pemudi prasejahtera di Hotel Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Senin (13/4/2026).

Program ini didukung British Council Indonesia sebagai bagian dari inisiatif global Youth Connect.

Ketua REDEF, Santi Nining Susanti menjelaskan, pelatihan ini merupakan tahap uji coba atau pilot cascade training dari modul S4F yang dikembangkan bersama konsultan internasional dan lokal di Indonesia serta Vietnam.

Baca Juga:Jabar Provinsi Madrasah Tak Boleh Jadi Slogan Saja, Guru Ditantang Naik KelasPenyanyi Asal Kota Tasikmalaya Tembus Top 24 The Icon Indonesia

“Program ini berbasis human-centered learning, bukan lagi pendekatan peserta sebagai ‘gelas kosong’. Mereka justru datang dengan potensi yang harus digali, diperkuat, lalu dikoneksikan dengan peluang,” ujarnya.

Ia menyebut, metode pelatihan mengusung konsep ground, grow, connect.

Peserta diajak mengenali potensi diri (ground), mengembangkan keterampilan (grow), hingga menghubungkannya dengan peluang ekonomi (connect).

Berbeda dengan pelatihan konvensional yang cenderung satu arah, S4F mengedepankan pendekatan partisipatif dan interaktif.

Peserta dilibatkan aktif melalui simulasi, metafora, hingga praktik langsung agar materi lebih membekas.

“Kalau hanya ceramah, cepat hilang tertiup angin. Tapi kalau mereka mengalami sendiri prosesnya, itu akan tertanam,” katanya, menyindir pola pelatihan lama yang dianggap kurang efektif.

Program ini menyasar tiga kelompok rentan, yakni penyandang disabilitas, pemuda dari keluarga prasejahtera, serta perempuan tulang punggung keluarga.

Ketiganya dinilai memiliki kesenjangan akses terhadap pendidikan dan keterampilan.

Dalam pelatihan, peserta dibekali tiga kompetensi utama: kesadaran diri (self-awareness), kepercayaan diri (self-confidence), dan kemampuan komunikasi.

Baca Juga:Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Kolam Rumah Makan Kota TasikmalayaBersih-Bersih Vertikal Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Edukasi Safety Tak Lagi di Bawah

Selain itu, mereka juga diperkenalkan pada keterampilan praktis seperti pembuatan CV, teknik wawancara kerja, hingga dasar kewirausahaan dan digital skill.

Tak hanya berhenti di pelatihan, REDEF juga menyiapkan tahap lanjutan berupa koneksi ke dunia kerja maupun pendampingan usaha bagi peserta yang ingin berwirausaha.

“Kalau ingin kerja formal, kita coba hubungkan dengan perusahaan. Kalau ingin usaha, kita dampingi lewat jaringan yang ada,” jelas Santi.

Sementara itu, Founder REDEF, Tantan Rustandi menyoroti tingginya angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya yang dinilai masih menjadi paradoks.

0 Komentar