Inzaghi, yang saat ini bekerja di luar Italia, disebut memiliki keinginan untuk kembali dengan peran besar.
Sementara Pioli, yang berstatus tanpa klub, bisa menjadi solusi cepat dengan pengalaman yang sudah teruji.
Di luar nama-nama realistis, ada pula opsi “impian” yang beredar di media: Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti.
Baca Juga:Media Italia: Paolo Maldini Tolak Tawaran Jadi Presiden FIGC, Del Piero Jadi Kandidat TerkuatDibalik Kegagalan Italia Lolos ke Piala Dunia: Pemain Ribut Minta Bonus, Gattuso Tinggalkan Kursi Pelatih
Guardiola disebut-sebut bisa saja meninggalkan Manchester City untuk mencoba tantangan baru di level tim nasional.
Sementara Ancelotti, salah satu pelatih tersukses dalam sejarah, masih memiliki komitmen dengan tim nasional Brasil.
Meski terdengar sulit, dalam situasi krisis seperti ini, segala kemungkinan tetap terbuka.
FIGC dijadwalkan menunjuk presiden baru pada 22 Juni, yang kemudian akan menentukan pelatih tim nasional.
Pelatih terpilih diperkirakan mulai bekerja pada September, dengan debut di ajang UEFA Nations League.
Siapa pun yang terpilih nanti, ia tidak akan memiliki banyak waktu untuk bereksperimen karena Italia membutuhkan hasil instan sekaligus fondasi jangka panjang untuk keluar dari krisis.
Kini, Azzurri berada di persimpangan penting. Pilihan pelatih berikutnya bukan sekadar keputusan teknis, melainkan penentu arah masa depan sepak bola Italia.
