THR dan Umroh untuk Tukang, Sentilan di Tengah Tingginya Angka Pengangguran Kota Tasikmalaya

THR pekerja informal Kota Tasikmalaya
Para pekerja Larchteam di Kota Tasikmalaya saat menerima hadiah Lebaran dari perusahaan. Ayu Sabrina Barokah / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Di tengah angka pengangguran yang masih menyentuh puluhan ribu, secercah kabar baik datang dari sektor swasta di Kota Tasikmalaya.

PT Larchteam Konstruksindo Perkasa melalui unit Larchteam menyalurkan tunjangan hari raya (THR) kepada 185 pekerja informal, Rabu (18/3/2026), sekaligus menggelar rangkaian kegiatan sosial jelang Lebaran.

Program bertajuk Berbagi Kebahagiaan dalam Kebersamaan itu tak hanya berisi pembagian THR.

Baca Juga:ikuti Rukyat Global, PPIK Rayakan Idul Fitri Lebih Dulu di Kota TasikmalayaViman Minta Maaf dan Ungkap Alasan THR ASN Kota Tasikmalaya Belum Cair Penuh 

Perusahaan juga menyalurkan zakat tizaroh melalui LAZ Persis, santunan bagi pekerja dan warga sekitar, hingga undian umroh untuk para tukang bangunan—yang biasanya lebih akrab dengan debu proyek ketimbang tiket ke Tanah Suci.

Sebanyak empat pekerja terpilih untuk diberangkatkan umroh ke Arab Saudi.

Sebuah “bonus langit” yang bagi sebagian orang mungkin terdengar sederhana, namun bagi pekerja informal menjadi mimpi panjang yang akhirnya menemukan jalannya.

Finance Manager PT Larchteam Konstruksindo Perkasa, Ahmad Kurtubi, memastikan kewajiban THR tahun 2026 dipenuhi sesuai ketentuan, paling lambat H-7 Lebaran.

Ia juga menyinggung peran dunia usaha di tengah tantangan ketenagakerjaan di Kota Tasikmalaya.

“Setidaknya perusahaan kami bisa membantu mengurangi angka pengangguran dan menyerap tenaga kerja,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, angka pengangguran masih berada di kisaran 25 ribu orang per tahun.

Angka yang kerap menjadi catatan kaki dalam laporan, namun dampaknya terasa nyata di lapangan.

Baca Juga:THR ASN Kota Tasikmalaya Cair Bertahap, Target Lunas April 2026Bedug Raksasa Masjid Agung Kota Tasikmalaya Robek Lagi, DKM Kini Harus Rogoh Kocek Sendiri

Ahmad menegaskan, selain fokus pada layanan properti terintegrasi, pihaknya juga berkomitmen menghadirkan dampak sosial berkelanjutan. Selama lebih dari 14 tahun, perusahaan mengklaim menjaga kualitas pembangunan dengan standar profesional dari perencanaan hingga serah terima.

Sementara itu, Kepala LAZ Persis Kota Tasikmalaya, Bambang Fitrah RF, menyebut penyaluran zakat dalam kegiatan tersebut menjangkau 190 penerima manfaat. Ia mengapresiasi kontribusi perusahaan dan para donatur dalam membantu masyarakat menjelang Idulfitri.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, kehadiran perusahaan seperti Larchteam tak hanya berdampak pada sektor sosial, tetapi juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di bidang konstruksi dan properti di Kota Tasikmalaya.

0 Komentar