RADARTASIK.ID – Babak perempat final Liga Champions UEFA musim ini resmi terbentuk setelah rangkaian fase gugur sebelumnya rampung.
Delapan tim terbaik kini bersiap memperebutkan tiket ke semifinal, dengan jalur menuju final yang akan digelar di Budapest sudah ditentukan sejak undian pada 27 Februari lalu.
Leg pertama perempat final dijadwalkan berlangsung pada 8–9 April 2026 dini hari WIB, sementara leg kedua digelar pada 16–17 April 2026 dini hari WIB.
Baca Juga:Boban Akui AC Milan Hampir Rekrut Dominik Szoboszlai: Kami Sebenarnya Sudah Menutup Kesepakatan ItuHasil Liga Champions: Bayern Munchen Akan Hadapi Real Madrid, Liverpool vs PSG
Seperti regulasi terbaru, tim yang memiliki peringkat lebih tinggi di fase liga akan mendapatkan keuntungan memainkan leg kedua di kandang sendiri.
Salah satu laga yang paling dinantikan adalah duel antara Paris Saint-Germain melawan Liverpool.
Pertandingan ini menjadi ulangan babak 16 besar musim lalu, di mana PSG berhasil lolos melalui drama adu penalti.
Laga besar lainnya mempertemukan Real Madrid kontra Bayern Munich.
Kedua tim merupakan raksasa Eropa dengan total koleksi gelar Liga Champions/Piala Eropa yang sangat dominan, menjadikan duel ini sebagai “final kepagian”.
Sementara itu, Barcelona akan menghadapi rival domestik mereka, Atletico Madrid.
Derby Spanyol ini bukan hal baru di Eropa, dan menariknya, Atletico selalu berhasil lolos dalam dua pertemuan sebelumnya di kompetisi ini.
Pertandingan ini juga semakin panas karena berdekatan dengan jadwal pertemuan mereka di La Liga.
Di laga lainnya, Sporting CP akan berhadapan dengan Arsenal. Sorotan tertuju pada Viktor Gyokeres, yang musim lalu tampil luar biasa dengan torehan 39 gol dan membawa Sporting menjadi juara Liga Portugal, namun kini justru membela Arsenal.
Baca Juga:Siapa David Stuckler? Top Skor Serie C Berdarah Iran yang Jadi Incaran Inter MilanNaik Gaji Dua Kali Lipat, Spalletti Setuju Perpanjang Kontrak dengan Juventus
Cara Penentuan Tim Unggulan
Dengan format baru Liga Champions, penentuan tim unggulan tidak lagi hanya berdasarkan undian semata, melainkan sangat dipengaruhi oleh posisi akhir di fase liga tunggal.
Tim yang finis di peringkat 1 hingga 4 fase liga dianggap sebagai unggulan utama.
Mereka mendapatkan keuntungan besar, yakni bermain leg kedua di kandang pada babak perempat final.
Bahkan, tim peringkat 1 dan 2 juga berhak memainkan leg kedua semifinal di kandang.
Jika tim unggulan tersingkir di babak sebelumnya, maka posisi mereka dalam bagan akan diwariskan kepada tim yang mengalahkan mereka.
