“Insentif Linmas jangan hanya muncul saat menjelang pilkada. Harus ada kepastian dan konsistensi penganggaran setiap tahun karena Linmas memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan di desa,” pungkasnya.
Sementara Anggota Komisi I DPRD Kabupten Tasikmalaya, Jejen Jenal menyapikan, pemerintah berharap berbagai probelm selama tahun 2025 itu, bisa di selesiakan di tahun 2026 ini. “Tentu nantinya akan berbimbas kepada pelayana masyarakat,” kata dia.
Berbagai hal itu, mulai dari pembenahan dalam perekaman KTP, kepegawaian hingga pembenahan terhadap insetif linmas.
Baca Juga:GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam ZonaAnggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!
“Juga berbagai perizinan harus dibenahi, agar tertib adminstrasi meningkat, dan berdampak terhadap PAD,” kata dia. (ujg)
