11 Atlet NPCI Kabupaten Tasikmalaya Ikuti Pelatnas, Siap Perkuat Indonesia di ASEAN Para Games

NPCI Kabupaten Tasikmalaya
Pengurus NPCI Kabupaten Tasikmalaya bertemu atlet Pelatnas ASEAN Para Games Thailand 2025 di Solo pada 28–29 Desember 2025. (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 11 atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Tasikmalaya dipastikan memperkuat kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games Thailand 2025 yang akan berlangsung pada 15–27 Januari 2026.

Para atlet tersebut saat ini telah bergabung dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) NPCI Indonesia sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tingkat Asia Tenggara tersebut.

Pemanggilan atlet ke Pelatnas merupakan bentuk apresiasi atas prestasi yang telah ditorehkan, khususnya bagi atlet peraih medali emas pada berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Baca Juga:GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam ZonaAnggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!

Ketua NPCI Kabupaten Tasikmalaya, Ukun Rukaendi, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan berbasis prestasi.

“Pemanggilan Pelatnas ini murni berdasarkan prestasi, khususnya bagi atlet peraih medali emas,” ujarnya kepada Radar, Kamis 1 Januar 2026.

Ukun mengungkapkan, awalnya terdapat 13 atlet asal Kabupaten Tasikmalaya yang dipanggil untuk mengikuti Pelatnas. Namun, dalam tahapan lanjutan, dua atlet dinyatakan tidak dapat melanjutkan ke tahap akhir akibat adanya perubahan regulasi klasifikasi atlet.

Ukun mengungkapkan, dari Kabupaten Tasikmalaya awalnya ada 13 atlet yang dipanggil, namun dua atlet tidak masuk klasifikasi karena adanya perubahan regulasi. Sehingga yang berangkat dan memperkuat Indonesia di ASEAN Para Games Thailand 2025 berjumlah 11 atlet.

Meski demikian, Ukun menilai keterlibatan 11 atlet tersebut tetap menjadi kebanggaan besar bagi daerah. Ia menegaskan bahwa kehadiran atlet Tasikmalaya di ajang internasional mencerminkan keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, meski terdapat keterbatasan pada nomor pertandingan yang dipertandingkan, kehadiran atlet Kabupaten Tasikmalaya di ajang tersebut tetap menjadi kebanggaan tersendiri, baik bagi daerah maupun bagi NPCI secara nasional.

Terkait target nasional, NPCI Indonesia menargetkan posisi runner up pada ASEAN Para Games Thailand 2025. Target tersebut ditetapkan secara realistis dengan mempertimbangkan dinamika kompetisi, termasuk tidak dipertandingkannya sejumlah nomor unggulan Indonesia.

Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di TasikmalayaAnggota DPRD Jabar Arip Rachman Lakukan Pengawasan Pemerintahan dengan Temu Warga: Pajak Kembali untuk Rakyat

Target NPCI Indonesia pada ASEAN Para Games 2025 adalah runner up. Hal ini karena ada beberapa nomor unggulan Indonesia yang tidak dipertandingkan, sehingga harus realistis namun tetap optimistis.

Ia menilai, target runner up yang dicanangkan pusat adalah strategi yang logis. Banyak nomor andalan yang hilang di Thailand nanti. Namun, bagi atlet Tasikmalaya, instruksinya jelas berikan kemampuan maksimal dan bawa pulang medali emas untuk Indonesia dan kebanggaan warga Kabupaten Tasikmalaya.

0 Komentar