RADARTASIK.ID – AS Roma melanjutkan laju positif mereka di Liga Europa dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Celtic di Glasgow pada matchday keenam.
Di balik hasil gemilang itu, nama Evan Ferguson mencuri sorotan berkat dua golnya, sebuah penampilan yang bukan hanya menghidupkan kembali rasa percaya diri sang striker muda, tetapi juga mengukir catatan bersejarah bagi pemain Irlandia di kompetisi Eropa.
Giallorossi yang ditangani Gian Piero Gasperini tampil agresif sejak awal.
Tekanan cepat mereka langsung membuahkan hasil ketika Scales melakukan gol bunuh diri yang membuka keunggulan Roma.
Baca Juga:Khawatir dengan Perkembangan Camarda di Lecce, Ibrahimovic Turun TanganResmi! AC Milan Rekrut Juan Arizala dan Lakukan Kontak Pertama dengan Kiper Corinthians
Setelah itu, panggung sepenuhnya menjadi milik Ferguson. Striker asal Irlandia yang didatangkan dari Brighton pada musim panas ini menambah dua gol lagi untuk mengunci kemenangan di babak pertama.
Di babak kedua, Celtic berusaha bangkit dan bahkan mendapatkan peluang emas melalui titik putih.
Namun kesempatan itu terbuang percuma setelah Engels mengirim bola menghantam tiang.
Petaka bagi tuan rumah berlanjut dimana VAR membatalkan gol Iheanacho karena offside.
Roma pun pulang dengan tiga poin dan catatan clean sheet.
Kemenangan ini menandai tiga kemenangan Roma di Liga Europa, membuat mereka mengoleksi 12 poin dan semakin percaya diri menghadapi dua laga tersisa melawan Stuttgart di Olimpico dan Panathinaikos di Yunani.
Ada pula kabar positif lainnya: kembalinya Angelino setelah absen lebih dari dua bulan.
Sebelum pertandingan dimulai, direktur olahraga Frederic Massara menyebut bahwa Ferguson “butuh waktu” untuk kembali ke kondisi terbaik setelah cedera panjang yang menghambat awal musimnya.
Baca Juga:Jurnalis Italia: Mantan Kapten Inter Ditawarkan ke AC MilanDeco Turun Tangan, Barcelona Sukses Curi Wonderkid Mesir Incaran AC Milan dan Bayern Munchen
Tak perlu menunggu lama, pernyataan itu seolah mendapatkan jawaban instan di lapangan.
Melalui dua gol ke gawang Celtic, Ferguson menunjukkan alasan Roma mempercayakan lini depan pada pemain kelahiran 2004 tersebut.
Penampilannya bukan hanya menjadi titik balik personal, tetapi juga bukti bahwa ia mulai menemukan ritme dalam skema permainan Gasperini.
Menurut data Opta, Ferguson kini tercatat sebagai pemain Irlandia ketiga yang mencetak gol untuk klub Italia di kompetisi besar Eropa, mengikuti jejak dua legenda: Liam Brady dan Robbie Keane.
