Retribusi Sektor Wisata Masih Jauh dari Target, Dinas Pariwisata Ciamis Akan Lakukan Langkah Ini

Wisata Air Sungai Cireong retribusi sektor wisata.
Pengunjung menikmati Wisata Air Sungai Cireong sambil botram. pee/radartasik.id
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Ciamis menargetkan pendapatan Rp 1 miliar dari retribusi sektor wisata pada tahun 2023 ini.

Namun sejak Januari hingga pertengahan tahun atau bulan Juni 2023, baru terealisasi 35 persennya saja.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis Budi Kurnia mengatakan saat ini pihaknya tengah berusaha mengejar target.

Baca Juga:Peserta Tasik Adventure Party Dilepas, Pj Wali Kota Tasikmalaya Harap Ada Multi EffectAnggaran Pilkada Kota Tasikmalaya Tahun 2024 Masih Kurang Rp 40 Miliaran Lagi

Hingga Juni 2023, jumlah kunjungan tercatat sebanyak 590.281. sedangkan targetnya adalah 1 juta kunjungan.

Jumlah tersebut merupakan hasil rekapitulasi dari sejumlah objek wisata yang dikelola oleh pemerintah desa dan pihak swasta.

“Pada dasarnya retribusi pajak sektor pariwisata bukan hanya pada obyek wisata saja, namun pada potensi aset yang Pemda Ciamis yang dimiliki. Contohkan seperti warung atau kios-kios yang ada dilokasi sekitaran objek wisata yang asetnya milik Pemda Ciamis,” papar Budi saat dihubungi pada Minggu, 23 Juli 2023.

Ia mengatakan bahwa pada tahun 2022 lalu pun target retribusi hanya tercapai 87 persen dengan jumlah kunjungan lebih dari satu juta.

Mayoritas pengunjung tempat wisata yang datang ke Ciamis adalah wisatawan domestik. “Itu data yang kami ketahui,” ujarnya.

Agar target bisa tercapai, kata dia, pemerintah melalui Dinas Pariwisata saat ini terus gencar menjalankan program Desa Wisata.

Dimana hingga saat ini tercatat sudah ada 46 desa wisata yang terbentuk. Selain itu Dispar juga tengah berusaha menggenjot 17 sektor ekonomi kreatif agar potensi pendapatan daerah dari retribusi pariwisata bisa meningkat.

Baca Juga:Sudah Sebulan Ini Babi Hutan dan Monyet Wara-Wiri Masuk Pemukiman Warga di Ciamis, Warga Tingkatkan RondaPj Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah Pastikan Anak Stunting Mendapat Gizi Layak

Seperti pengembangan permainan lokal, kriya, musik, seni rupa, desain produk, fashion, kuliner, film animasi, fotografi, desain interior.

Bahkan desain komunikasi, seni pertunjukan, penerbitan dan aplikasi, visual, televisi dan radio, arsitektur, periklanan.

“Data pada kami  saat ini sudah ada sebanyak 38 komunitas ekonomi kreatif dan di SK-kan oleh Dinas Pariwisata,” paparnya.

Sekretaris Dinas Periwisata Kabupaten Ciamis Ahmad Yani menambahkan saat ini pihaknya tengah menyusun peraturan daerah (Perda) tentang pajak dan retribusi daerah.

0 Komentar