Beli Hewan Kurban, Warga Kabupaten Tasikmalaya Harus Mewaspadai Penyakit Kulit Berbenjol

Penyakit Kulit Berbenjol
Ilustrasi seorang penggembala sedang menggembala sapi di padang hijau. (Leonardo)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Jelang Idul Adha, hewan kurban di Kabupaten Tasikmalaya mulai dicek kondisi dan kesehatannya, Rabu, 15 Mei 2024, oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Tasikmalaya. 

DPKPP harus memastikan kondisi hewan kurban aman untuk dibeli warga Kabupaten Tasikmalaya.

Saat ini di seluruh daerah di Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah mewaspadai merebaknya penyakit pada hewan ternak baik sapi, kerbau, kambing maupun domba.

Baca Juga:Hardiknas 2024, Daya Group Berikan Bantuan Pendidikan Ikatan Motor Honda Purwakarta Perkuat Kebersamaan Jelang Kopdargab

Penyakit yang dikhawatirkan itu yakni lumpy skin disease (LSD) atau penyakit kulit berbenjol pada sapi dan kerbau. Masyarakat umum sering menyebut penyakit tersebut sebagai lato-lato karena bentuknya bulat. 

Selain ancaman LSD, penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) juga masih jadi perhatian.

DPKPP Kabupaten Tasikmalaya melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah mulai mencetak pin tanda sehat hewan kurban termasuk untuk tempat pemotongan hewan.

Fungsional Medik Veteriner pada Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKPP Kabupaten Tasikmalaya Drh Rita Nuryani menjelaskan, persiapan dinas menjelang Idul Adha atau kurban sedang mencetak pin tanda sehat untuk hewan kurban. 

”Untuk sekarang masih persiapan mencetak pin tanda sehat untuk hewan kurban. Termasuk nanti ada pencetakan pamflet akan dibagikan kepada DKM-DKM, termasuk ke tempat pemotongan hewan kurban,” terang Rita kepada Radartasik.id.

Dia menyebutkan, untuk petugas yang akan mengecek kesehatan hewan kurban tahun ini ada sebanyak 32 orang. Mereka ditugaskan di 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. 

”Rata-rata per orang bertugas atau pegang di dua kecamatan,” jelasnya.

Baca Juga:Penyerang Naik Daun Real Madrid, Joselu: Pertandingan-Pertandingan Ini Dimenangkan dengan HatiJelang Final Liga Champions, Real Madrid Kehilangan Gelandang Bintang Andalan Ancelotti

Teknis di lapangan, menurut dia, petugas pemeriksa kesehatan di lapak pemotongan hewan kurban diamankan oleh tim dari Kabupaten Tasikmalaya atau dari dinas yaitu memberikan pin tanda sehat.

Sementara itu, untuk petugas lainnya yang ditempatkan di 39 kecamatan, biasanya sudah bertugas di H-1 sebelum pemotongan hewan kurban, hari H dan setelahnya atau H+1 pemotongan hewan kurban.

”Jadi memeriksa kesehatan hewan kurban 24 jam sebelum pemotongan, setelah pemotongan untuk memeriksa kesehatan dagingnya dan pendataan jumlah hewan kurban yang dipotong secara keseluruhan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

0 Komentar