Pembangunan Jalan Ibrahim Adjie Kabupaten Garut Tak Tuntas, Lahan Milik BKSDA Belum Bisa Ditembus

Jalan Ibrahim Adjie
Pengguna sepeda motor melintas di Jalan Ibrahim Adjie pada 6 Juli 2023. (Agi Sugiana/Radartasik.id)
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Jalan Ibrahim Adjie menjadi salah satu jalan alternatif Kabupaten Garut ketika tidak ingin terjebak kemacetan di Jalur Garut-Bandung.

Namun, jalan yang dibangun terbentang mengelilingi objek wisata Cipanas Kabupaten Garut itu ternyata belum sepenuhnya selesai.

Yogi Gunawan (29), salah seorang pengendara sepeda motor, mengatakan, Jalan Ibrahim Adjie merupakan jalur baru yang paling indah, karena menyuguhkan pemandangan beberapa gunung.

Baca Juga:Proyek Tol Getaci Termin 1, Ini 17 Desa di Kabupaten Garut yang Akan Terdampak, Tim Pengadaan Tanah Beberkan Progres Pembebasan Lahan6 Kepala Desa Akan Bertarung di Pileg Kabupaten Garut 2024, Belum Semua Mengundurkan Diri

”Bisa kita lihat kan ya, jalan ini sebetulnya jalan yang indah, karena bisa melihat beberapa gunung tapi ternyata pengerjaannya belum selesai sepenuhnya,” ucapnya, Kamis 6 Juli 2023.

Menurut Yogi Gunawan, jalan tersebut bisa menjadi alternatif ketika musim liburan untuk menghindari kemacetan di jalur utama.

”Ini bisa jadi jalur alternatif pas liburan biar ga kejebak macet kalau lewat Tarogong,” kata Yogi Gunawan.

Yogi Gunawan berharap pembangunan Jalan Ibrahim Adjie bisa segera selesai 100 persen. ”Sekarang pun kalau mau maksain sebenarnya bisa lewat, cuma ya jalannya masih tanah. Kemudian masih banyak batu-batu juga. Jadi kurang nyaman,” tuturnya.

Perkembangan Pembangunan Jalan Ibrahim Adjie

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, belum selesainya Jalan Ibrahim Adjie dikarenakan ada beberapa meter jalan yang tanahnya milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). ”Ini kan harus selesai dulu dengan BKSDA-nya,” katanya.

Helmi Budiman menyebutkan, pihak BKSDA sudah terbuka untuk membangun Jalan Ibrahim Adjie. ”Alhamdulillah sebenarnya BKSDA sudah sangat welcome, karena ini masuk ke dalam perpres. Ini proyek strategis nasional,” ucapnya.

Dengan adanya kerja sama ini, Wakil Bupati Garut meyakini proyek jalan akan segera rampung 100 persen.

Baca Juga:MTQ XLIV Kabupaten Garut, Ketersediaan Air Jadi Tantangan Penyelenggara di Musim KemarauWarga Kabupaten Garut Tersengat Listrik, Naik Menara SUTT untuk Konten Media Sosial

”Yang jadi sengketa itu hanya sedikit. Hanya beberapa meter. Mudah-mudahan dengan adanya kerja sama pemerintah daerah dengan BKSDA segera terselesaikan,” tuturnya. (*)

0 Komentar