Kader Muda Harus Lebih Struggle Lagi

PPP Semakin OCE

Firgiawan / Radar Tasikmalaya SILATURAHMI. Kader Kultural PPP Tasikmalaya bersilaturahmi dengan kader muda H Yanto Oce (tengah putih) di Kampung Hawu Karangresik Jumat sore (8/1).

TASIK – Sejak tercatat menjadi kader PPP Kota Tasikmalaya, H Yanto Aprianto atau akrab disapa Yanto Oce intens melakukan silaturahmi dengan berbagai elemen parpol berlambang ka’bah. Seperti yang dilaksanakan di Rumah Makan Kampung Hawu Karangresik, Jumat sore (8/1).

Sejumlah tokoh kultural PPP nampak menghadiri silaturahmi tersebut. Bentuk sowan selaku kader baru terhadap pendiri dan perintis partai ka’bah di Tasikmalaya.

“Alhamdulillah bisa silaturahmi langsung hari ini (kemarin, Red), dengan mantan-mantan pengurus PPP. Sudah dengar lewat berbagai media, dan sekarang sudah jelas seperti apa orangnya,” kata Tokoh PPP TasikmalayaH Dedi SE Muhammad Romliusai silaturahmi.

Mantan Ketua PPP Tasikmalaya tersebut menjelaskan secara defacto dan dejure, Yanto Oce telah formil bagian dari keluarga PPP. Kesamaan langkah, prinsip dan memikirkan kemaslahatan pembangunan demi umat menjadi nilai positif baginya melabuhkan pilihan untuk beraksi.

Harapannya, defacto dejure ia berbuat lewat PPP.

“Sama-sama punya prinsip dan pemikiran luas bagi masyarakat. Bukan cuma pemikiran politik praktis saja. Penampilannya ‘meujeuh’ junior. Anak muda yang harus tampil dengan ruh jihad,” kata H Dedi menilai.

Dia berharap ketika ada kaitan keumatan terusik pihak lain. Kader muda seperti H Yanto Oce harus bergerak bahkan paling depan.

Sebab, ia memiliki pandangan melalui kader-kader muda, bisa mengawal amanah umat lebih baik lagi ke depan. “Ia sudah bersilaturahmi, sesama ihwan kita harus saling mendoakan. Tanpa diminta ada upaya baik yang akan dia lakukan harus didoakan bersama-sama,” ujarnya.

Disinggung apakah Yanto Oce layak didukung di Pilkada mendatang. H Dedi enggan berkomentar secara spesifik. Ia menjawab silaturahmi saja baru dilangsungkandan belum mengarah ke sana.

“Ketika kader muda punya pemikiran bagaimana pembangunan kota ke depan, Moral bangsa, ya harus bahu-membahu untuk didorong. Saya berpesan luruskan niat dalam fastabikul khoirot, kalau politik praktis kan urusan sederhana, yang panjang itu perjuangan Islamnya,” jawab H Dedi.

Dedi berpesan para kader muda tidak mudah terpukau atau larut hal-hal lahiriah saja. Dia mencontohkan kemenangan dua periode terakhir, berlalu begitu saja saat ada kadernya yang dipanggil ke KPK.

“Tausiyah majelis pakar, syariah, pertimbangan jangan tutup mata. Kenapa tak beri isyarat, tujuannya memang bagus ngasih ke rakyat tapi kalau tak sesuai norma ya ga boleh begitu juga. Kiai punya hak memberikan guidance ke wali kota, maka kader muda harus dikawal bersama agar tujuan baiknya tercapai dan berkah,” papar dia.

Sementara itu, Kader Muda PPP Kota Tasikmalaya H Yanto Oce mengakui wejangan dari para pendiri PPP, searah dengan spirit dan pemikirannya selama ini. Mengingat dirinya selama ini aktif berkegiatan sosial dari waktu ke waktu. “Maka arahan dan chemistry-nya nyambung dengan para senior kultural sekalipun. Alhamdulillah saya diterima dengan hangat dan tangan terbuka, oleh sesepuh partai,” syukurnya. (igi)

Be the first to comment on "PPP Semakin OCE"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: