BI Perwakilan Tasikmalaya Kawal UMKM Mendunia 

BI Tasikmalaya dorong UMKM lokal menembus pasar global
Berbagai agenda HUT Kota Tasikmalaya ke-25 yang disuport BI Perwakilan Tasikmalaya untuk mengawal UMKM mendunia. istimewa
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Produk lokal Kota Tasikmalaya didorong semakin kompetitif dan mampu menembus pasar global.

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tasikmalaya memanfaatkan momentum Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya untuk memperkuat ekonomi kreatif, meningkatkan kapasitas UMKM, dan memperluas akses pasar.

Upaya tersebut diwujudkan melalui tiga agenda, yakni Pekan Ekonomi Kreatif (PEKRAF) 2026 pada 16–18 Oktober di Plaza Asia, Priangan Bamboo Fest yang dirangkai dengan pelepasan ekspor produk PT Arti Kraft Indonesia pada 16–18 Oktober di Gedung PPIK, serta Sawarga Tasikmalaya pada 30 Oktober–1 November di Taman Kota.

Baca Juga:Wali Kota Tasikmalaya Digugat ke PTUN, Gara-gara SK Pengangkatan Dewan PengawasRetribusi PBG dan SLF Kota Tasikmalaya Tembus Rp3,2 Miliar, Target Rp3,7 Miliar Dikejar hingga Akhir Tahun

Plt. Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya, Azhar Livaldly Setyawigoena mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari ekosistem penguatan ekonomi daerah.

Potensi budaya dan sumber daya lokal diarahkan menjadi produk bernilai tambah, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja.

“Momentum HUT ini dimanfaatkan untuk memperkuat ekonomi lokal, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan yang semakin inklusif serta berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam PEKRAF 2026, BI menghadirkan beragam produk ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, animasi, gim hingga teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Sementara Priangan Bamboo Fest menghadirkan sekitar 100 stan produk kerajinan, kriya, dan kuliner.

Kegiatan ini juga menjadi momentum pelepasan ekspor produk PT Arti Kraft Indonesia ke sejumlah negara di Eropa.

Azhar menyebut ekspor tersebut menjadi bukti potensi produk lokal Tasikmalaya untuk bersaing di pasar internasional.

Baca Juga:PUTR Kota Tasikmalaya Prioritaskan Rehabilitasi Kantor Kelurahan dan Gedung PublikDinas PUTR Kota Tasikmalaya Dorong Tukang Bangunan Bersertifikat, Pelatihan Baja Ringan Tingkatkan Skill

Namun, keberlanjutannya perlu ditopang peningkatan kualitas, konsistensi produksi, inovasi desain, pemenuhan standar pasar, dan perluasan jejaring pembeli.

“Momentum ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari proses yang perlu terus diperkuat. Nilainya bukan hanya pada transaksi ekspor, tetapi juga pada terbukanya peluang usaha, penyerapan tenaga kerja, dan tumbuhnya kepercayaan diri pelaku usaha lokal,” jelasnya.

Selain memperluas pasar, BI juga mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan bagi UMKM.

Pelaku usaha perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan, mengakses layanan keuangan formal, serta memanfaatkan pembayaran digital.

Dukungan tersebut penting untuk meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, membangun rekam jejak usaha, dan menjaga keberlanjutan bisnis.

0 Komentar