Bayi Cantik Dibuang di Kolong Jembatan, Warga Pangandaran Gempar

Bayi Terlantar di Kolong Jembatan
Bayi perempuan ditemukan di kolong jembatan di Padaherang Pangandaran, Jumat (6/11/2026). Bayi tersebut kini dalam perawatan petugas medis. istimewa
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Tangisan lirih di tengah gelapnya malam mengungkap nasib memilukan seorang bayi perempuan yang baru dilahirkan.

Bayi tersebut ditemukan tergeletak tanpa busana di kolong jembatan saluran irigasi sawah, Dusun Paliken, Desa Pasirgeulis, Kecamatan Padaherang, Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Awalnya, warga Blok Pangasinan yang mendengar suara lirihan dari arah jembatan mengira suara tersebut berasal dari seekor kucing. Namun, rasa penasaran membuat mereka mendatangi sumber suara untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga:Retribusi PBG dan SLF Kota Tasikmalaya Tembus Rp3,2 Miliar, Target Rp3,7 Miliar Dikejar hingga Akhir TahunPUTR Kota Tasikmalaya Prioritaskan Rehabilitasi Kantor Kelurahan dan Gedung Publik

Betapa terkejutnya warga ketika mendapati suara tersebut ternyata berasal dari seorang bayi perempuan yang baru saja dilahirkan. Kondisinya memprihatinkan.

Tubuh mungilnya tergeletak langsung di atas tanah tanpa alas, masih berlumuran darah, dengan tali pusat dan plasenta (ari-ari) yang belum terlepas.

Di tengah dinginnya malam, bayi itu harus menghadapi situasi yang semestinya tidak dialami seorang manusia yang baru menghirup udara dunia.

Kepala Dusun Paliken, Uung Runalan, membenarkan penemuan tersebut. Menurut dia, warga yang pertama kali mengetahui keberadaan bayi itu langsung memberikan pertolongan seadanya untuk menyelamatkan kondisinya.

“Warga awalnya mengira suara rintihan itu berasal dari kucing. Tapi pas didekati dan dicek pakai penerangan, ternyata bayi manusia. Warga langsung mengangkat bayi itu, membersihkan sisa-sisa darah di tubuhnya, dan memberikan penanganan seadanya agar hangat,” ujarnya.

Uung mengatakan, hingga saat ini belum ada petunjuk mengenai pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut. Sebelum penemuan, suasana di sekitar lokasi terpantau sepi. Warga juga tidak melihat aktivitas orang asing maupun kendaraan mencurigakan di sekitar saluran irigasi.

“Sampai sekarang belum ada indikasi atau sosok yang dicurigai sebagai pelaku. Sebelum kejadian juga suasana sepi, tidak ada aktivitas orang mencurigakan di area irigasi,” tuturnya.

Baca Juga:Dinas PUTR Kota Tasikmalaya Dorong Tukang Bangunan Bersertifikat, Pelatihan Baja Ringan Tingkatkan SkillFKS Kota Tasikmalaya Terus Perkuat Gerakan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Padaherang bersama tim medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Bayi perempuan tersebut selanjutnya dibawa ke Puskesmas Padaherang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut sekaligus memastikan kondisi kesehatannya.

Peristiwa ini menyisakan keprihatinan sekaligus tanda tanya besar. Di saat seorang bayi semestinya mendapatkan perlindungan sejak tarikan napas pertamanya, ia justru ditemukan sendirian di kolong jembatan.

0 Komentar