Di Saresahan Kepemudaan, Wali Kota Tasikmalaya Paparkan Asta Cita Presiden Supaya Dipahami Para Pemuda

KNPI Kota Tasikmalaya, Wali Kota, Saresehan
Penandatanganan kerja sama KNPI bersama Pemkot dan juga Polres Tasikmalaya Kota dalam Saresehan Kepemudaan di GCC, Jumat (30/10/2026). (Rangga Jatnika/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID–Di puncak rangkaian peringatan hari Sumpah Pemuda, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tasikmalaya berkumpul melaksanakan saresehan kepemudaan di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha, Jumat (30/10/2026). Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan kerja sama yang ditandatangani oleh pemuda dan juga wali kota.

Saresehan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan beserta para pejabat pemkot, Polres Tasikmalaya Kota serta sejumlah tokoh.

Pada kesempatan itu, Viman mengaku siap membuka ruang komunikasi dengan para pemuda, dengan catatan harus sejalan dengan tujuan pemerintah demi membangun bangsa. Maka dari itu, dirinya memaparkan berbagai program pemerintah Kota Tasikmalaya hingga dengan Asta Cita Presiden RI.

Baca Juga:Program RTLH Belum Bisa Bantu Lansia dan Cucu Disabilitas yang Tinggal di Gubuk Pusat Kota TasikmalayaDi Pusat Kota Tasikmalaya, Kakek Lansia dan Cucu Disabilitas Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni

Viman mengakui bahwa program-program dari pemerintah masih banyak menghadapi kendala. Sehingga pada praktiknya perlu ada pembenahan-pembenahan yang perlu dilakukan. “Karena pastinya program itu tidak akan langsung sempurna,” ungkapnya.

Maka dari itu, pihaknya pun berharap para pemuda yang berada di bawah naungan KNPI bisa ikut mengawal berbagai kebijakan pemerintah. Termasuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di mana dia ingin pemuda ikut serta memastikan SPPG beroperasi dengan baik.

Dia pun meminta KNPI mampu menjadi katalisator dengan menghimpun dan merangkum aspirasi dari para pemuda. Selanjutnya pemkot akan mengeksekusi melalui program, anggaran.

Ada pun persoalan generasi muda yang saat ini menjadi perhatian yakni kerawanan kenakalan remaja atau geng motor, kasus perundungan serta ancaman narkoba. Tiga poin tersebut akan menjadi konsen kolaborasi pemerintah bersama para pemuda.

Ketua KNPI Kota Tasikmalaya Dani Tardiwan mengatakan pihaknya juga siap untuk menjadi mitra strategis untuk pemerintah. Yakni merancang berbagai strategi untuk menyelamatkan generasi muda dari narkoba, geng motor dan antisipasi kasus perundungan. “Selanjutnya kita akan intens melakukan komunikasi dengan pemerintah kota dan juga Polres Tasikmalaya Kota,” tuturnya.

Disinggung soal ajakan mengawal program MBG, Dani pun menyambut baik hal tersebut. Menurutnya para pemuda pun punya potensi untuk ikut berperan dalam menyukseskan program MBG. “Supaya bisa mengawal program MBG ini, salah satunya kualitas produk yang dihasilkan, penyalurannya seperti apa,” ucapnya.

0 Komentar