Bisnis Kuliner di Tasikmalaya Punya Prospek Cerah, Pelanggan Tak Cukup Cuma Dibikin Penasaran

Kuliner Lokal Punya Rasa Kuat
Bakso khas Tasikmalaya berpeluang menjadi signature dish atau ikon kuliner yang memperkuat identitas kota. istimewa
0 Komentar

Ia membandingkan kondisi tersebut dengan Kabupaten Garut yang, dalam pengamatannya, lebih dikenal sebagai tujuan wisata.

Menurut dia, identitas kota perlu dibangun secara terarah agar kuliner Tasikmalaya semakin dikenal masyarakat luar daerah.

Upaya itu tidak cukup hanya mengandalkan promosi dari masing-masing pelaku usaha, tetapi membutuhkan gerakan bersama.

Baca Juga:STMIK DCI Jadi Pusat Inkubasi Robotika Jawa Barat, Kota Santri Bidik Ekosistem TeknologiTasikmalaya International Job Fair Diserbu 4.116 Pendaftar! Lowongan Tembus 7.222 Posisi, ini Jadwalnya

Atie mendorong pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan media.

Seluruh pihak perlu duduk bersama untuk merumuskan arah promosi, menentukan keunggulan yang hendak ditonjolkan, serta membangun citra kota secara konsisten.

“Harus bergandeng tangan, pentahelix. Perguruan tinggi diundang, pengusaha juga, semua media. Duduk bersama, kita mau apa, branding kota ini seperti apa,” bebernya.

Selain persoalan promosi, aksesibilitas juga menjadi perhatian. Perjalanan dari Jakarta menuju Tasikmalaya yang membutuhkan waktu relatif panjang, keterbatasan penerbangan, serta belum tersedianya jalan tol dinilai menjadi tantangan bagi mobilitas pengunjung maupun pelaku bisnis.

Atie berharap pembangunan jalan tol Cileunyi–Garut–Tasikmalaya (Cigatas) dapat meningkatkan kemudahan akses menuju Kota Tasikmalaya.

Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, mendorong kunjungan, serta membuka peluang pertumbuhan usaha kuliner.

Ia optimistis bisnis F&B di Tasikmalaya memiliki masa depan cerah jika potensi produk lokal, kualitas pelayanan, kolaborasi, promosi kota, dan dukungan infrastruktur dapat berjalan beriringan.

Baca Juga:Denda PBB-P2 di Kota Tasikmalaya Dihapus Total, Tunggakan Lama Bisa Dipangkas 100 PersenGP Ansor Kritik Arah Pembangunan Kota Tasikmalaya, Jangan Cuma Bangga Jadi Kota Santri

“Saya yakin bisnis F&B di Tasik ini sangat menjanjikan, apalagi nanti kalau Cigatas sudah mulai dibangun,” pungkasnya. (fitriah widayanti)

0 Komentar