1.100 Warga Kota Tasikmalaya Gangguan Jiwa, Kondisi Keuangan Jadi Pemicu

Bantuan pangkas rambut odgj yayasan mentari hati
Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama pengusaha pangkas rambut melakukan bakti sosial ke Yayasan Mentari Hati, Rabu (21/10/2026). (Ujang Nandar/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

“Secara umum, untuk pencegahan dan intervensi terhadap penderita ODGJ, kita sudah memiliki layanan di Rumah Sakit Siti Muniroh. Kemudian, di puskesmas juga ada pengelola Sahabat Jiwa yang secara rutin melakukan skrining setiap minggu,” ungkap Suryaningsih.

Ia menambahkan, pasien yang kondisinya membaik atau dinyatakan sembuh tetap membutuhkan perhatian dan pendampingan sesuai kebutuhan medisnya. Pasien yang telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, misalnya, masih dapat memerlukan pengobatan lanjutan dan pemantauan oleh petugas kesehatan.

“Pasien yang sudah dinyatakan sembuh tetap didampingi dengan pemberian obat sesuai kebutuhan. Pendampingan juga dilakukan oleh tim Sahabat Jiwa agar kondisi pasien tetap terpantau,” terangnya.

Baca Juga:Urusan Aset Perlu Dituntaskan, Dibahas Ikatan Purna Anggota DPRD Kota TasikmalayaGPI Soroti Tambang di Mangkubumi Kota Tasikmalaya

Suryaningsih berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan, termasuk kesehatan jiwa. Upaya menjaga kesehatan dapat dimulai dengan menerapkan pola hidup sehat, berolahraga, serta membangun lingkungan sosial yang mendukung.

Potong Rambut Gratis ODGJ

Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar bakti sosial berupa cek kesehatan gratis (CKG) dan potong rambut gratis bagi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau Sobat Jiwa di Yayasan Mentari Hati, Jalan Letjen Mashudi, Kecamatan Tamansari, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Seven Barber tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra. Aksi sosial ini menjadi bagian dari kepedulian terhadap kelompok rentan sekaligus memeriahkan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya.

Diky Candra mengatakan, pelayanan terhadap ODGJ membutuhkan kolaborasi pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, keterlibatan pihak swasta dan lembaga sosial sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan warga yang memerlukan perhatian khusus.

“Pemerintah tidak mungkin mengerjakan semuanya sendiri. Karena itu, dibutuhkan sinergi lintas sektor dan elemen masyarakat,” kata Diky.

Sementara itu, Manajer Seven Barber, Muhammad Zulfikar Syarif, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berupa potong rambut gratis, tetapi juga penyaluran paket makanan dan minuman serta bantuan seperangkat alat cukur untuk yayasan.

“Kami ingin berbagi dengan sahabat-sahabat di sini, merapikan rambut mereka, sekaligus memperingati hari jadi Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Baca Juga:Solar untuk Sampah,  Angkanya Bikin Gerah!DOFAR dan GOLKAR!

Ketua Yayasan Mentari Hati, Dadang Heryadi, mengaku bersyukur atas kunjungan wakil wali kota beserta jajaran pemerintah dan pihak swasta.

0 Komentar