K3S: Dari Koordinasi Sampai Honor!

K3S Kota Tasikmalaya
gambar ilustrasi:AI
0 Komentar

Bisa dari anggaran kegiatan yang memang sah dan sudah direncanakan. Bisa dari biaya kegiatan tertentu. Bisa dari kontribusi anggota, sepanjang mekanisme dan dasar pengumpulannya jelas.

Bisa juga ada pembiayaan dari pihak lain yang memang diperbolehkan. Yang tidak boleh adalah membuat satu kalimat menjadi jawaban untuk semua: “Dari BOS.”

BOS bukan dompet bersama. BOSP adalah dana satuan pendidikan yang penggunaannya harus sesuai komponen, perencanaan, pencatatan, dan pertanggungjawaban.

Baca Juga:Dari Senayan Kembali ke Cipasung!Pengangkatan Asep MP sebagai Dewas RSUD Dinilai Langkah Nekat

Pemerintah sendiri menekankan bahwa pengelolaan BOSP harus akuntabel dan transparan. Maka kalau ada istilah “honor K3S”, jangan langsung curiga. Tetapi jangan juga langsung percaya.

Tanyakan saja dengan tenang: honor itu sumbernya dari mana? Karena pertanyaan itu bukan tuduhan. Itu administrasi. Dan administrasi pendidikan memang harus begitu. Terbuka. Bisa dilihat. Bisa dijelaskan. Bisa dipertanggungjawabkan.

K3S memiliki peran penting sebagai forum koordinasi kepala sekolah. Justru karena perannya penting, administrasinya juga harus makin rapi.

Sebab ada satu hal yang sering terjadi dalam organisasi: Ketika kegiatannya sedikit, uangnya sedikit. Ketika kegiatannya banyak, uangnya mulai banyak.

Dan ketika uang mulai banyak— pertanyaan publik juga mulai banyak. K3S tidak perlu takut dengan pertanyaan. Justru harus senang. Sebab forum yang sehat tidak takut ditanya.

Termasuk pertanyaan paling sederhana:“Bapak-Ibu pengurus K3S, kalau ada honor, honor itu dari mana?”. Jawabannya jangan panjang.

Cukup tunjukkan dasar anggarannya. Sumbernya jelas. Kegiatannya jelas. Pertanggungjawabannya jelas. Selesai.

Baca Juga:Pansel Dewas RSUD dan DPRD Kota Tasikmalaya Rapat Tertutup Bahas Pengangkatan Asep MPSoal Surat Keberatan Pengangkatan Dewas RSUD dr Soekardjo, Opik Minta Jawaban Tertulis

Karena dalam dunia pendidikan, yang sedang diajarkan bukan hanya matematika kepada murid. Tetapi juga— cara mempertanggungjawabkan setiap rupiah. (red)

0 Komentar