Jangan Sibuk Menghitung Pilkada!

Viman alfairizi ramadhan, diky candra
Ilustrasi AI/ChatGPT
0 Komentar

Sebab politik bukan perlombaan siapa yang paling cepat mengumpulkan dukungan. Politik adalah soal kepercayaan. Dan kepercayaan tidak dibangun hanya dengan pernyataan. Ia dibangun dengan pekerjaan yang bisa dirasakan masyarakat.

Saya membayangkan satu hari nanti, ketika masa jabatan berakhir, masyarakat tidak lagi sibuk memperdebatkan siapa yang pernah marah dan siapa yang pernah curhat. Mereka justru membicarakan jalan yang sudah diperbaiki.

Pelayanan yang semakin mudah. UMKM yang berkembang. Sekolah yang lebih baik. Program yang tepat sasaran. Dan pemerintah yang hadir ketika masyarakat membutuhkan. Itulah warisan yang seharusnya dikejar. Bukan sekadar foto kebersamaan. Bukan sekadar slogan harmonis. Bukan pula kemenangan dalam perdebatan politik.

Baca Juga:Dadaha Gemerlap, Jalanan Gelap! Event Lumiland Menunjukkan Lemahnya Pemkot TasikmalayaSDN Galunggung Borong Trofi Juara 1 Kompetisi LPS Kota Tasikmalaya 2026

Viman dan Diky masih punya waktu untuk membuktikannya. Mereka juga masih punya kesempatan untuk memperbaiki pola komunikasi dan koordinasi. Jangan biarkan kesempatan itu habis hanya karena masing-masing merasa paling benar.

Sebab jabatan itu sementara. Kepercayaan masyarakat harus dijaga setiap hari. Dan sejarah kepemimpinan tidak hanya mencatat siapa yang pernah duduk di kursi wali kota atau wakil wali kota.

Sejarah juga mencatat apa yang mereka kerjakan selama duduk di sana. Maka, Viman-Diky, berlombalah. Tetapi berlombalah dalam kebaikan. Kalau Viman punya satu solusi, Diky bisa membantu menemukan solusi berikutnya.

Kalau Diky menemukan masalah, Viman bisa membantu menyelesaikannya. Kalau keduanya berbeda pendapat, cari jalan keluar. Kalau komunikasi tersendat, buka kembali. Dan kalau ada tokoh yang mampu menyatukan, jangan ragu meminta nasihat.

Tidak perlu menjadi pasangan yang selalu sepakat. Jadilah pasangan yang selalu mencari solusi. Pilkada nanti biarlah rakyat yang menentukan. Hari ini, tugas kalian jauh lebih sederhana sekaligus jauh lebih berat: membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat Tasikmalaya tidak salah diberikan mandat. (red)

0 Komentar