HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Tak Mau Sekadar Seremoni, Viman Dorong City Branding dan 25 Event Kolaboratif

city branding Kota Tasikmalaya
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan bersama forkopimda saat kick off event Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-25 di Angkringan Simpang Lima, Minggu (4/10/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Filosofi tersebut diharapkan menjadi bagian dari karakter Kota Tasikmalaya.

Identitas lokal tidak hanya dipajang dalam logo atau maskot, tetapi juga menjadi bagian dari cara kota membangun citra dan memperkenalkan potensinya.

Viman mencontohkan penggunaan Simpang Lima sebagai lokasi kick off.

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan salah satu ikon Kota Tasikmalaya yang ikut diperkenalkan ke berbagai daerah melalui aktivitas usaha yang dilakukan pemiliknya.

“Bukan hanya Simlim ini nama Simlim saja yang disingkat, tapi maknanya dalam. Simpang Lima ini adalah ikon Kota Tasikmalaya yang selalu dibawa oleh Lemona, oleh owner-nya, oleh Haji Cuncun ini ke setiap penjuru Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga:Gebyar Mancing Siliwangi Warnai HUT ke-81 TNI, Kodim 0612 Tasikmalaya Dekatkan Diri dengan Warga537 Mahasiswa Universitas BTH Tasikmalaya Diwisuda, Lulusan Dituntut Tak Sekadar Pegang Ijazah

Karena itu, dia berharap rangkaian 25 kegiatan tersebut tidak hanya diketahui warga Kota Tasikmalaya. Tetapi Jawa Barat hingga masyarakat Indonesia diharapkan ikut mengenal identitas dan potensi daerah.

“25 event ini harus tahu, Jawa Barat harus tahu, Indonesia harus tahu. Nah, itulah yang menjadi pembeda di tahun ini di Kota Tasikmalaya,” tegas Viman.

Penguatan city branding tersebut juga diarahkan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat.

Viman menyebut Pemkot Tasikmalaya menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif dalam pengembangan identitas daerah.

Menurut dia, setiap daerah perlu memiliki ciri khas yang kuat sehingga potensi lokal bisa menjadi bagian dari kekuatan Indonesia.

“Kementerian Ekraf ini ingin setiap kota, kabupaten di Indonesia ini mempunyai ciri khas. Sehingga dari ciri khas-ciri khas itu, dari Bhinneka Tunggal Ika itu bisa membawa Indonesia ke dunia,” tuturnya.

Selain ekonomi kreatif, rangkaian Hari Jadi ke-25 juga diisi program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:Usman Mapay Lembur: Mengecek Jalan, Menghitung Domba, Mendengar Suara Warga!Tasik Muslim Fair 2026 Bidik Transaksi Rp10 Miliar, Viman Dorong UMKM Naik Kelas

Salah satunya Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

Program tersebut akan digelar pada 17-20 Oktober 2026 di Plaza Asia Kota Tasikmalaya.

Viman mengatakan pelaksanaan CKG akan dibuat berbeda dengan layanan yang sekadar mengejar jumlah peserta.

Pemeriksaan disebut dirancang dengan waktu yang cukup untuk memberikan pengalaman layanan kesehatan yang lebih optimal.

“Gebyar Cek Kesehatan Gratis ini kita laksanakan betul-betul yang memang SOP-nya satu orang diperiksa itu bisa sampai 45 menit. Kita kemas dalam yang santai, yang memang bisa membahagiakan warga Kota Tasikmalaya,” jelasnya.

0 Komentar