Karena itu, Ajang berharap kegiatan IKA SMANCIKA ke depan dapat melibatkan alumni secara lebih luas, tanpa membedakan pekerjaan, jabatan, kondisi ekonomi, domisili, maupun angkatan. Semua memiliki posisi yang sama sebagai bagian dari keluarga besar almamater.
Memasuki kepengurusan baru, Ajang mulai mendorong sejumlah langkah transformasi dan penguatan organisasi IKA SMANCIKA. Tahap awal difokuskan pada penataan fondasi organisasi agar kepengurusan periode 2026–2029 dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.
Langkah pertama adalah pembentukan dan penyempurnaan struktur organisasi dengan mempertimbangkan keterwakilan serta potensi alumni dari berbagai angkatan.
Baca Juga:Siswa di Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Perundungan, Dipukul dan Ditampar oleh Puluhan OrangDigitalisasi Parkir Tepi Jalan di Kota Tasikmalaya Terhambat Sinyal dan Jukir Liar
Langkah kedua adalah penguatan legalitas IKA SMANCIKA melalui proses kenotariatan dan pendaftaran organisasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memberikan fondasi kelembagaan yang lebih kuat bagi keberlangsungan organisasi.
Langkah ketiga adalah penyusunan dan penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Dokumen tersebut akan menjadi pijakan dalam tata kelola organisasi, keanggotaan, kepengurusan, pengambilan keputusan, serta kesinambungan kepemimpinan pada periode berikutnya.
“Kita ingin membangun fondasinya semakin kuat. Struktur harus jelas, legalitas diperkuat, dan AD/ART disempurnakan agar organisasi memiliki arah serta tata kelola yang baik,” kata Ajang.
Selain penguatan internal organisasi, kepengurusan baru mulai merancang Alumni Akbar SMAN 1 Cikatomas sebagai momentum untuk mempertemukan keluarga besar alumni dari berbagai angkatan secara lebih luas.
Alumni Akbar tidak hanya diarahkan menjadi reuni atau temu kangen. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi, pemetaan potensi, pengembangan jejaring, serta kolaborasi lintas generasi.
Dengan alumni yang tersebar di berbagai wilayah dan sektor, IKA SMANCIKA memiliki potensi besar untuk membangun jejaring yang saling menguatkan. Alumni yang bergerak di bidang pendidikan dapat berbagi pengalaman dan pendampingan.
Mereka yang berkecimpung dalam dunia usaha dapat membuka ruang jejaring dan pemberdayaan ekonomi. Demikian pula alumni di sektor pemerintahan, profesional, sosial, maupun bidang lainnya dapat berkolaborasi sesuai kapasitas masing-masing.
Baca Juga:Tim Penataan Dadaha Tasikmalaya Berjalan Tanpa PimpinanAmir Mahpud: Gunting Pita Bukan Garis Finish!
Arah penguatan organisasi juga akan diterjemahkan melalui berbagai program sosial berkelanjutan. Salah satunya SMANCIKA Peduli Pendidikan, yang diarahkan untuk memberikan dukungan kepada siswa aktif yang memiliki prestasi dan potensi, khususnya mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi, melalui bantuan pendidikan, beasiswa, maupun pendampingan (mentorship).
