Jika melihat situasi yang terjadi sekarang, pernyataan Ausilio pada 29 Juni lalu di Rimini terasa seperti sebuah firasat.
Saat itu, dalam acara pembukaan resmi bursa transfer, Ausilio sempat berbicara mengenai masa depannya bersama Inter.
Ia menegaskan bahwa keputusan mengenai kontraknya bukan berada di tangannya.
“Saya yang menangani perpanjangan kontrak pemain dan pelatih. Saya pikir, perpanjangan kontrak saya, suka atau tidak suka, tergantung orang lain,” ujar Ausilio.
Baca Juga:Lautaro Martinez Tolak Barcelona, Ungkap Alasan Utama Tetap Setia pada Inter MilanFederico Dimarco Beri Sinyal Bertahan di Inter, Barcelona Tak Membuatnya Tergoda
“Saya siap, seperti yang selalu saya lakukan selama bertahun-tahun ini. Tetapi bukan tugas saya untuk menangani perpanjangan kontrak saya sendiri. Itu tugas orang lain,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ausilio juga sempat menyinggung peran Beppe Marotta sebagai presiden Inter.
“Marotta, yang juga pernah menjadi direktur olahraga selama bertahun-tahun, kini lebih agresif sebagai presiden,” katanya sambil tertawa.
“Sebagai CEO, dia lebih dekat dengan kami. Untungnya, dia menjadi penghubung dengan pemilik dan mampu lebih dekat dengan mereka,” lanjutnya.
Ausilio juga mengakui bahwa hubungan antara jajaran olahraga klub dengan pemilik Inter yang berbasis di Amerika membutuhkan komunikasi yang baik.
“Pemilik kami agak unik. Memiliki penghubung antara kami di departemen olahraga dan mereka membantu kami menyampaikan ide-ide kami. Terkadang berhasil, terkadang kurang berhasil,” tuturnya.
Kini, ucapan tersebut terasa semakin relevan.
Setelah lebih dari seperempat abad mengabdi untuk Inter, Ausilio tampaknya harus bersiap menutup salah satu bab terpanjang dalam kariernya.
Baca Juga:Sukses Terbesar Inter Milan di Bursa Transfer: Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032Langkah Jitu AS Roma di Bursa Transfer: Sukses Pagari Manu Kone, Jual Dua Pemain di Detik Terakhir
Perselisihan mengenai masa depan klub dan tawaran kontrak yang dinilai tidak memberikan kepastian jangka panjang akhirnya membuat hubungan tersebut berada di ambang perpisahan.
Bagi Inter, kepergian Ausilio juga menjadi awal perubahan baru dalam struktur olahraga klub.
Sementara bagi Ausilio, setelah 28 tahun bersama Nerazzurri, peluang untuk memulai petualangan baru di Italia maupun luar negeri kini terbuka lebar.
