Pencapaian target tersebut memerlukan proses panjang yang harus dimulai dari lingkup keluarga terkecil, serta peran aktif para kader posyandu di tingkat desa,“ ujarnya.
Ia juga meluruskan persepsi mengenai hubungan dan sinergi antara pemerintah daerah dengan PKK. Menurutnya, kader PKK bukan pihak yang selama ini bergantung pada bantuan jajaran pemerintah, mulai dari pimpinan OPD, camat hingga kepala desa. Sebaliknya, kader PKK justru menjadi salah satu pihak yang membantu pemerintah menjalankan berbagai tugas di lapangan.
“Bukan OPD, bukan camat, atau ibu camat, atau kepala desa yang membantu PKK. Akan tetapi tapi kader PKK yang membantu para camat dan kepala desa termasuk kepala OPD,” pungkasnya. (riz)
