Rodrigo Mora Ungkap Alasan Pilih Nomor 86 di AS Roma

Rodrigo Mora
Rodrigo Mora  Foto: Tangkapan layar Instagram@asroma 
0 Komentar

Karena itu, Mora tidak sabar segera berlatih dan tampil bersama Dybala. Ia juga ingin mengenal lebih dekat pemain yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu idolanya.

“Saya sangat ingin bermain dengannya dan mengenalnya,” ujar Mora.

Ketika ditanya mengenai kelebihan utamanya sebagai pemain, Mora menyoroti kemampuan individual yang menjadi salah satu ciri khas permainannya.

Baca Juga:Siapa Bamba Dieng? Striker Baru Andalan Lazio Pencetak Gol Terbaik di Liga PrancisPesan Gerry Cardinale untuk Super Agen Jorge Mendes: Tak Ada Diskon untuk Leao

“Saya pikir kemampuan melepaskan diri dari lawan dalam situasi sulit merupakan kekuatan utama saya secara teknis,” katanya.

Selain berbicara tentang Gasperini dan Dybala, Mora juga menjelaskan alasan memilih nomor punggung 86 di Roma. Pilihan tersebut bukan keputusan yang baru dibuat setelah tiba di Italia.

Mora mengatakan dirinya sudah memilih nomor 86 ketika berusia 15 tahun dan masih memperkuat tim B Porto.

“Saya memilihnya ketika berusia 15 tahun, saat bermain di tim B Porto. Sejak saat itu saya tidak pernah ingin menggantinya,” kata Mora.

Nomor tersebut kemudian menjadi bagian dari identitasnya sebagai pemain. Bahkan, Mora menyebut para pendukung Porto juga menyukai pilihannya tersebut.

“Saya pikir para suporter Porto juga menyukai nomor ini dan saya percaya akan terus memakainya setidaknya untuk beberapa tahun lagi,” ujarnya.

Pilihan tersebut bahkan disebut sudah menciptakan sebuah catatan tersendiri bagi Mora. Di usia yang masih muda, ia telah memiliki nomor punggung yang begitu melekat dengan perjalanan kariernya.

Kini, Mora membawa nomor 86 tersebut ke ibu kota Italia.

Baca Juga:Jurnalis Italia: Inter Masih yang Terkuat, AC Milan Seperti AC Mendes Aturan Baru Serie A Musim 2026/27: Pergantian Pemain Maksimal 10 Detik, VAR Diperketat 

Tantangannya tentu jauh lebih besar karena ia akan bermain di Serie A dan berada di bawah tekanan untuk membuktikan bahwa investasi €25 juta atau sekitar Rp500 miliar yang dikeluarkan Roma memang layak.

Kehadiran Gasperini bisa menjadi faktor penting dalam perkembangan Mora.

Jika sang pelatih mampu memberikan ruang yang tepat untuk kreativitasnya, Mora berpotensi menjadi salah satu pemain muda yang menarik perhatian di Serie A musim ini.

Terlebih, Roma memiliki Dybala yang bisa menjadi mentor sekaligus rekan ideal bagi Mora di lini serang.

Kombinasi pengalaman Dybala dan kreativitas Mora berpotensi menjadi salah satu senjata baru Giallorossi.

0 Komentar