AC Milan Terlalu Andalkan Jorge Mendes, Jurnalis Italia Ingatkan Nasib Buruk Wolverhampton dan Valencia 

Jorge Mendes
Jorge Mendes Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

Mendes disebut membantu mencari klub baru bagi Santiago Gimenez dan sejumlah pemain Milan yang masuk daftar jual. Ia juga berusaha mencarikan solusi untuk masa depan Leao.

Akan tetapi, ada satu masalah besar: Leao sendiri belum tentu menginginkan tujuan yang ditawarkan Mendes.

Bintang Portugal tersebut sebelumnya telah memberikan pesan melalui media sosial bahwa pihak yang boleh berbicara dan bertindak atas namanya hanyalah keluarga dan tim kuasa hukumnya.

Baca Juga:Siapa Bamba Dieng? Striker Baru Andalan Lazio Pencetak Gol Terbaik di Liga PrancisPesan Gerry Cardinale untuk Super Agen Jorge Mendes: Tak Ada Diskon untuk Leao

Dengan kata lain, posisi Leao sangat jelas. Mendes mungkin bisa membawa tawaran kepada Milan, tetapi keputusan akhir mengenai masa depannya tetap berada di tangan sang pemain.

Mendes disebut pernah membawa tawaran dari klub-klub Arab Saudi, tetapi ditolak Leao. Ia juga sempat menawarkan Leao kepada AS Roma, tetapi sang pemain kembali menolak.

Sejumlah klub Premier League juga dikaitkan dengan Leao, termasuk Aston Villa dan Newcastle.

Bahkan muncul spekulasi mengenai kemungkinan pertukaran pemain dengan Manchester City yang melibatkan Ruben Dias.

Galatasaray juga sempat menjadi kandidat, tetapi klub Turki tersebut dikabarkan tidak akan menaikkan tawaran.

Situasi itu memperlihatkan bahwa ada batas pengaruh seorang agen. Mendes bisa membuka pintu dan membawa tawaran, tetapi pemain tetap memiliki hak untuk menentukan masa depannya.

Pada akhirnya, Conterio tidak sedang mempertanyakan kemampuan Mendes sebagai agen.

Justru sebaliknya, ia mengakui Mendes merupakan salah satu figur paling berpengaruh dalam industri sepak bola modern.

Yang menjadi perhatian adalah bagaimana sebuah klub mengelola hubungan tersebut.

Pengalaman Wolverhampton menjadi contoh yang patut diperhatikan.

Baca Juga:Jurnalis Italia: Inter Masih yang Terkuat, AC Milan Seperti AC Mendes Aturan Baru Serie A Musim 2026/27: Pergantian Pemain Maksimal 10 Detik, VAR Diperketat 

Jaringan Mendes memang membantu Wolves mendapatkan banyak pemain Portugal dan membangun identitas baru.

Akan tetapi, proyek tersebut tidak selalu berjalan mulus dan kini Wolverhampton harus menghadapi kenyataan pahit setelah terdegradasi ke Championship.

Conterio juga membawa Valencia sebagai contoh lain bahwa “revolusi” berbasis jaringan agen tidak otomatis menjamin kesuksesan klub.

Karena itu, AC Milan perlu memastikan setiap keputusan transfer tetap berdasarkan kebutuhan teknis tim, bukan semata-mata karena hubungan dengan agen tertentu.

Terlebih, Milan saat ini tengah membangun proyek baru bersama Amorim. Klub membutuhkan pemain yang benar-benar sesuai dengan sistem permainan sang pelatih sekaligus memiliki nilai jangka panjang.

0 Komentar