Fitch Pertahankan Rating DCI Indonesia di Level AA-(idn), Kapasitas Data Center Bakal Melonjak hingga 850 MW

DCI Indonesia
Ilustrasi. (Hasil AI/ChatGPT)
0 Komentar

Di balik prospek pertumbuhan yang besar, Fitch juga memperkirakan peningkatan utang perusahaan sebagai konsekuensi dari ekspansi agresif tersebut.

EBITDA net leverage DCI Indonesia diproyeksikan meningkat dari sekitar 1 kali pada 2025 menjadi 5,5–6 kali pada 2026, sebelum kembali turun ke kisaran 4 kali pada 2027 setelah kapasitas baru mulai menghasilkan pendapatan.

Fitch menilai tekanan jatuh tempo utang diperkirakan baru akan menjadi perhatian utama mulai 2029, sehingga perusahaan masih memiliki waktu untuk mengoptimalkan aset baru dan meningkatkan arus kas operasional.

Baca Juga:Komjen Pol Karyoto Dinilai Humanis, Pendampingan Polri Dongkrak Semangat Petani Jagung di IndramayuTelkomsel Tutup Semarak Piala Dunia 2026 dengan Nobar Final di Lebih dari 40 Titik Jabotabek Jabar

Ke depan, Fitch menegaskan bahwa peringkat DCI Indonesia dapat menghadapi tekanan apabila rasio EBITDA net leverage tetap bertahan di atas 5,5 kali dalam jangka panjang atau apabila ekspansi besar yang dilakukan tidak diimbangi dengan kontrak penyewa yang memadai.

Sebaliknya, peluang kenaikan rating terbuka apabila DCI Indonesia berhasil memperbesar skala bisnisnya secara signifikan sekaligus menjaga rasio EBITDA net leverage tetap berada di bawah 4,5 kali.

Dengan permintaan layanan data center yang terus meningkat di Indonesia, ekspansi DCI Indonesia dinilai memiliki prospek pertumbuhan yang kuat. Namun, keberhasilan strategi tersebut akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kapasitas, tingkat okupansi, dan pengelolaan utang agar tetap berada pada level yang sehat. (*)

Sumber: Stockbit

0 Komentar