Setelah beberapa jam berada di Milanello, Cardinale juga meninggalkan kompleks latihan menggunakan helikopter sekitar pukul 17.00 waktu setempat.
Sementara itu, Ruben Amorim langsung memimpin sesi latihan perdananya sebagai pelatih AC Milan.
Eks pelatih Sporting CP tersebut mulai memperkenalkan metode latihan kepada para pemain yang hadir sejak pagi.
Baca Juga:Gagal Tes Medis di Inter Milan, Khalaili Kutip Surah Al-Baqarah 216Inggris Vs Argentina Duel Dua Tim Penuh Kontroversi: Superkomputer Jagokan The Three Lions
Beberapa pemain utama masih belum bergabung karena mendapatkan waktu libur tambahan usai tampil di Piala Dunia 2026.
Striker anyar Gonçalo Ramos juga sempat hadir di Milanello bersama istrinya.
Penyerang yang didatangkan dari Paris Saint-Germain itu disambut langsung oleh Cardinale dan Amorim, namun belum mengikuti sesi latihan karena masih menjalani masa libur setelah membela Portugal di Piala Dunia.
Kiper utama Mike Maignan juga belum bergabung karena alasan yang sama dan bek Matteo Gabbia dipercaya memimpin rekan-rekannya selama latihan berlangsung.
Ultras Milan Absen
Meski latihan dibuka untuk umum dan dihadiri banyak keluarga pendukung Rossoneri, kelompok ultras AC Milan memilih tidak datang.
Mereka memutuskan memboikot penampilan publik pertama tim sebagai bentuk sikap yang telah mereka sampaikan sebelumnya kepada manajemen klub.
Absennya kelompok suporter garis keras itu tidak mengurangi antusiasme para pendukung lainnya.
Baca Juga:Como Punya Senjata Baru, Fabregas Ingin Duetkan Liberali Bersama Nico PazAmorim Minta AC Milan Datangkan Ederson: Atalanta Pasang Tarif Rp1 Triliun
Ratusan fans tetap memadati area Milanello untuk melihat langsung persiapan skuad Rossoneri menghadapi musim 2026/2027.
Kini, harapan besar kembali mengiringi langkah AC Milan.
Dengan Ruben Amorim memulai proyek baru di lapangan dan Gerry Cardinale menunjukkan dukungannya secara langsung dari Milanello, para pendukung berharap Rossoneri mampu mengembalikan kejayaan klub, meski bayang-bayang era emas Silvio Berlusconi masih begitu kuat dalam ingatan publik San Siro.
