RADARTASIK.ID – Para striker timnas Prancis tampil luar biasa di Piala Dunia 2026.
Produktivitas gol Les Bleus membuat banyak pengamat mulai membandingkan lini serang mereka dengan barisan penyerang legendaris Brasil pada edisi 1970 dan 2002, dua tim yang selama ini dianggap memiliki lini depan terbaik sepanjang sejarah turnamen.
Di bawah racikan pelatih Didier Deschamps, Prancis menunjukkan ketajaman yang mengerikan sejak fase grup.
Baca Juga:AS Roma Siapkan Rp900 Miliar untuk Boyong Mason Greenwood, El Aynaoui dan Dovbyk Terancam Jadi KorbanJuventus Siap Korbankan Thuram, Kessie dan Lobotka Masuk Daftar Belanja untuk Bangun Lini Tengah Baru
Mereka mengawali turnamen dengan menghancurkan Senegal 3-0, kemudian mengalahkan Irak 3-1, sebelum pesta gol 4-1 atas Norwegia.
Ketajaman itu tidak berhenti di fase gugur. Prancis kembali mencetak tiga gol saat menyingkirkan Swedia di babak 32 besar dan kini difavoritkan untuk kembali berpesta gol saat menghadapi Paraguay di babak 16 besar.
Dengan performa seperti itu, Les Bleus tidak hanya dijagokan menjadi juara Piala Dunia 2026, tetapi juga berpeluang mencapai final ketiga secara beruntun setelah edisi 2018 dan 2022.
Namun, muncul pertanyaan yang lebih besar. Apakah lini serang Prancis saat ini merupakan yang terbaik dalam sejarah Piala Dunia?
Di garis depan, Kylian Mbappe tampil sebagai sosok utama.
Penyerang Real Madrid itu kini telah mengoleksi 18 gol dalam 18 pertandingan Piala Dunia, sebuah catatan luar biasa yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu striker terbaik dunia.
Hebatnya lagi, Mbappe tidak berjuang sendirian.
Di belakangnya ada pemegang Ballon d’Or, Ousmane Dembele, yang sukses mengambil alih peran Mbappe di Paris Saint-Germain dan membawa klub tersebut menjuarai Liga Champions secara beruntun.
Selain Dembele, Prancis masih memiliki Michael Olise, salah satu raja assist turnamen, serta dua talenta muda berbakat, Bradley Barcola dan Desire Doue, yang silih berganti memberikan ancaman dari kedua sisi lapangan.
Baca Juga:Inter Milan Kepincut Bek Sayap Israel, Siapkan Rp500 Miliar untuk Biaya TransferAC Milan Lakukan Serangan Kilat untuk Mario Gila, Lazio Minta Mahar Rp600 Miliar
Kedalaman skuad inilah yang membuat lini serang Prancis begitu sulit dihentikan.
Data dari Opta semakin memperkuat anggapan tersebut.
Sejak tahun 2000, hanya ada dua tim yang memiliki tiga pemain dengan minimal lima kontribusi gol (gabungan gol dan assist) dalam satu edisi Piala Dunia.
Tim pertama adalah Brasil pada Piala Dunia 2002 yang diperkuat trio legendaris Ronaldo, Rivaldo, dan Ronaldinho.
