Pada Formasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya (JPTP-03), tiga peserta terbaik terdiri atas dr. AA Ahmad Nurdin, M.M., M.H., yang kini menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya.
Kemudian, dr. Bonbon Sahroni, M.Si., Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Pendayagunaan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial pada Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tasikmalaya.
Kemudian H. Epi Edwar Lutpi, S.KM., M.K.M., Kepala Bidang Pengawasan Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Tempat Usaha pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga:Gelorakan Olahraga Tradisional, Disparpora Bangkitkan Minat Generasi Muda Kabupaten TasikmalayaKuatkan Struktur Hingga Akar Rumput, PAN Kabupaten Tasikmalaya Targetkan Melesat di 2029
Sementara itu, untuk Formasi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tasikmalaya (JPTP-04), tiga peserta dengan nilai tertinggi ialah Agus Achmad Hamdani, S.Si., Apt., M.H., Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya.
Kemudian Agus Sutisna, S.Sos., M.Si., Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tasikmalaya; serta Erwin Rianto Nugraha, S.Sos., M.Si., Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Garut.
Rudi menegaskan, pengumuman tiga besar peserta merupakan bagian dari mekanisme seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang mengacu pada ketentuan sistem merit aparatur sipil negara. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan dengan melibatkan panitia seleksi independen.
Setelah pengumuman tiga peserta terbaik pada masing-masing formasi, hasil seleksi akan disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian untuk selanjutnya diajukan guna memperoleh rekomendasi dari instansi yang berwenang sebelum penetapan pejabat definitif dilakukan. (ujg)
