Afrika Selatan Kembali ke Panggung Dunia Setelah 16 Tahun
Di sisi lain, Afrika Selatan datang dengan semangat besar setelah akhirnya kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi tuan rumah pada 2010.
Kehadiran Bafana Bafana di Amerika Utara mengakhiri penantian panjang setelah mereka gagal lolos ke tiga edisi sebelumnya secara beruntun.
Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 tidak mudah.
Afrika Selatan lolos setelah melalui persaingan ketat di babak kualifikasi Afrika.
Baca Juga:21 Klub Motor Honda Kumpul di Kuningan, Bahas Masa Depan Paguyuban hingga Identitas Resmi8 Fakta Mengejutkan Kim Jae Won yang Belum Diketahui Penggemar Drama Korea
Kemenangan 3-0 atas Rwanda pada laga terakhir, ditambah hasil menguntungkan dari pertandingan Nigeria melawan Benin, memastikan mereka finis sebagai juara grup dengan koleksi 18 poin.
Prestasi tersebut semakin istimewa karena mereka sempat kehilangan tiga poin akibat pelanggaran administrasi pemain saat menghadapi Lesotho.
Meski berhasil lolos, performa Afrika Selatan menjelang turnamen masih menyisakan tanda tanya.
Tim asuhan Hugo Broos belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan persahabatan terakhir.
Mereka bermain imbang dan kalah melawan Panama, kemudian ditahan tanpa gol oleh Nikaragua.
Bahkan pertandingan tertutup melawan Jamaika yang sempat dilaporkan berakhir dengan kemenangan ternyata berakhir imbang 1-1 setelah dilakukan klarifikasi.
Broos disebut tidak puas dengan performa timnya dan berencana melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menghadapi Meksiko.
Baca Juga:Pemerintah Batalkan Gross Split Mineral dan Batu Bara, Saham Tambang Tahan Banting Saat IHSG TurunKH Cucun Ahmad Syamsurijal Pimpin Keluarga Alumni Cipasung, Siap Bawa Organisasi Melesat ke Tingkat Nasional
Namun pengalaman menghadapi tekanan besar selama kualifikasi membuat Afrika Selatan tetap percaya diri bisa memberikan kejutan.
Pengamat Yakin Afrika Selatan Bisa Memberikan Perlawanan
Jurnalis Afrik-Foot Afrika Selatan, Ayomide Oguntimehin, menilai pertandingan Meksiko vs Afrika Selatan ini seperti cerminan terbalik dari laga pembuka Piala Dunia 2010.
Menurutnya, Meksiko kini berada dalam posisi yang lebih menguntungkan karena bermain di kandang sendiri dengan dukungan puluhan ribu suporter.
Sementara itu, Afrika Selatan datang sebagai tim yang ingin membuktikan bahwa mereka layak kembali bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Ia juga menilai menghadapi tuan rumah pada pertandingan pembuka merupakan salah satu tantangan paling sulit dalam sepak bola internasional.
Meski demikian, ketahanan mental yang ditunjukkan Afrika Selatan sepanjang kualifikasi membuat mereka berpeluang memberi perlawanan lebih sengit dibanding prediksi banyak orang.
