Sementara itu, Kepala Ruangan Unit Pengelola Darah (UPTD) Khusus RSUD dr Soekardjo, Tika Elisanti, menyebut kebutuhan darah di rumah sakit tersebut mencapai sekitar 800 labu setiap bulan.
“Alhamdulillah tercukupi, aman. Kegiatan kegiatan seperti ini sangat membantu sekali untuk pemenuhan stok darah kami,” ujarnya.
Menurut Tika, keberlangsungan kegiatan donor darah yang melibatkan instansi, perusahaan, komunitas, maupun masyarakat umum sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah tetap aman sepanjang tahun.
Baca Juga:21 Klub Motor Honda Kumpul di Kuningan, Bahas Masa Depan Paguyuban hingga Identitas Resmi8 Fakta Mengejutkan Kim Jae Won yang Belum Diketahui Penggemar Drama Korea
Ia juga mengungkapkan adanya perubahan aturan yang memungkinkan masyarakat kembali mendonorkan darah setelah 60 hari atau dua bulan. Sebelumnya, jarak waktu donor darah ditetapkan setiap 90 hari, sehingga peluang masyarakat untuk berpartisipasi kini menjadi lebih besar. (Fitriah Widayanti)
