Sebelum tinggal di sana, dia bersama keluarganya tinggal di rumah bilik bambu tidak jauh dari lokasi sekarang. Seiring jalannya waktu rumahnya rusak, sehingga pindah ke lokasi.
“Saya asli orang Banjar tapi belum pernah dapat bantuan dari pemerintah, baik PKH atau jenis lainnya. Baru kali ini saja dapat BLT dan beras, sebelumnya belum pernah sama sekali,” katanya yang merupakan buruh tani itu.
Diakuinya, jika beras di rumahnya habis dengan terpaksa keluarganya makan jagung yang diolah menjadi nasi jagung. Jagung yang diperolehnya merupakan hasil pemberian orang. (Anto Sugiarto)
