Lima Pemuda di Cisayong Pergoki Maling Usai Main Game, Satu Orang Kena Sabetan Golok

percobaan pencurian Cisayong
Korban menderita luka bacok dirawat di RSUD dr Soekardjo. Sedangkan pelaku kini telah mendekam di Polsek Cisayong, Senin 25 Mei 2026. (Ujang Nandar/radartasik.id)
0 Komentar

Sementara itu, kabar kejadian tersebut dengan cepat menyebar ke masyarakat sekitar. Warga Kampung Cinusa berdatangan dan sempat bergerak menuju rumah pelaku. Aparat desa bersama warga lainnya, berupaya meredam situasi agar tidak terjadi aksi main hakim sendiri.

“Warga memang sempat berkumpul dan bergerak menuju rumah pelaku, tetapi alhamdulillah bisa diredam sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Sekretaris Desa Nusawangi, Jajang Artha.

Beberapa jam setelah kejadian, sekitar pukul 04.45 WIB, petugas Bhabinkamtibmas Desa Nusawangi datang ke lokasi. Mereka mendatangi rumah pelaku untuk melakukan pendekatan persuasif. Setelah sempat mengelak, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya dan dan kemudian bersedia dibawa ke Polsek Cisayong setelah dibujuk oleh petugas.

Baca Juga:Dua Sasana Taijiquan Resmi Berdiri di Kota TasikmalayaFoto yang Menjelaskan Semua Tentang PPP Kota Tasikmalaya!

“Petugas Bhabinkamtibmas datang ke lokasi lalu menuju rumah pelaku. Setelah diberi pengertian dan ditanya, pelaku mengakui kesalahannya dan akhirnya dibawa ke Polsek Cisayong,” jelas dia.

Kapolsek Cisayong, AKP Hasan Basri, SE membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan percobaan pencurian yang disertai penganiayaan tersebut.

“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana percobaan pencurian yang disertai penganiayaan dan perusakan di Kampung Cinusa Hilir, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong,” ujar AKP Hasan Basri.

Ia menambahkan, polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti yang diduga digunakan pelaku saat menjalankan aksinya. Polisi juga masih mendalami motif pelaku serta kronologi lengkap kejadian tersebut.

Terpisah, Ketua DPK APDESI Kecamatah Cisayong, Farid Zaelani, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami sangat prihatin atas kejadian tersebut. Ini menjadi perhatian bersama bahwa kewaspadaan masyarakat harus terus ditingkatkan,” katanya.

Menurutnya, situasi keamanan di lingkungan masyarakat tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Peran aktif warga melalui ronda malam dan pengawasan lingkungan dinilai tetap menjadi langkah efektif dalam mencegah tindak kriminalitas.

Baca Juga:Drama Muscab PPP yang Melelahkan Itu Pun BerakhirDoktor Politik!

Farid juga mengimbau masyarakat agar tetap mengedepankan keselamatan ketika menghadapi pelaku tindak kriminal. Ia meminta warga tidak bertindak sendiri tanpa memperhitungkan risiko, terutama apabila pelaku membawa senjata tajam.

0 Komentar