Lima Pemuda di Cisayong Pergoki Maling Usai Main Game, Satu Orang Kena Sabetan Golok

percobaan pencurian Cisayong
Korban menderita luka bacok dirawat di RSUD dr Soekardjo. Sedangkan pelaku kini telah mendekam di Polsek Cisayong, Senin 25 Mei 2026. (Ujang Nandar/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Aksi percobaan pencurian di Kampung Cinusa Hilir, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, berujung pembacokan. Peristiwa itu terjadi di rumah milik Imas M pada Senin (25/5/2026), sekitar pukul 02.00 dini hari.

Saat itu lima pemuda tengah bermain gim di dalam rumah, yaitu Wildan, Azhar, Tendi, Yusup dan Indra. Setelah selesai, mereka beristirahat di ruang tengah. Namun, Azhar tiba-tiba mendengar suara mencurigakan dari arah dapur. Ia kemudian membangunkan empat temannya yang lain untuk memeriksa sumber suara.

“Saat itu saya curiga ada suara dari dapur. Saya langsung memanggil teman-teman karena posisi kami berlima sedang berada di ruang tamu rumah,” ujar Azhar, saat menjelaskan kronologii kejdian di Polsek Cisayong, Senin (25/5/2026).

Baca Juga:Dua Sasana Taijiquan Resmi Berdiri di Kota TasikmalayaFoto yang Menjelaskan Semua Tentang PPP Kota Tasikmalaya!

Ketika diperiksa, Azhar dan teman-temannya mendapati seorang pria tak dikenal telah berada di dapur dan sudah membuka pintu keluar. Pria yang belakangan diketahui berinisial AS (65) itu diduga masuk lebih dulu lewat jendela belakang rumah. Setelah berhasil, ia membuka pintu dari dalam agar lebih mudah kabur.

Mengetahui ada orang asing masuk, tiga pemuda Indra, Yusuf dan Tendi langsung berusaha menangkap pelaku sambil berteriak. Sedangkan Azhar dan Wildan mencoba menghadang dari arah depan rumah. Azhar bahkan sempat merekam situasi tersebut menggunakan telepon genggam. Namun situasi berubah tegang ketika pelaku mencoba melawan ketika hendak diamankan.

“Saat pelaku mau masuk, kami langsung mengejarnya. Tapi pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam,” katanya.

Dalam upaya percobaan penangkapan itu, pelaku tiba-tiba mengeluarkan golok dan mengayunkannya ke arah Wildan. Akibatnya, Wildan mengalami luka bacok di bagian belakang kepala, punggung, dan tangan.

Usai kejadian, warga bersama rekan korban sempat membawa Wildan ke Puskesmas Rajapolah untuk pertolongan pertama. Namun karena kondisi luka yang cukup parah, pihak puskesmas memutuskan merujuk Wildan ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya menggunakan mobil desa. Di sana, Wildan mendapat sekitar 20 jahitan. Sedangkan pelaku berhasil kabur ke rumahnya.

“Saya terkena bacokan di bagian kepala, punggung, dan tangan. Tapi akhirnya pelaku berhasil kami tangkap,” ungkap Wildan saat ditemui di RSUD dr Soekardjo, tengah menjalani perawatan.

0 Komentar