Como Lolos ke Liga Champions, Fabregas: Saya Banyak Dikritik Karena Bermain Menyerang untuk Menang

Cesc Fabregas
Cesc Fabregas Foto: Tangkapan layar Instagram@comofootball
0 Komentar

“Ini cerita yang sangat penting untuk Como dan masyarakatnya,” katanya.

Filosofi Fabregas Mulai Terbukti

Sepanjang musim, Fabregas beberapa kali mendapat kritik karena tetap mempertahankan filosofi permainan menyerang meski timnya minim pengalaman di level tertinggi.

Namun pendekatan itu justru menjadi kekuatan utama Como.

Mantan juara dunia bersama Timnas Spanyol tersebut mengatakan dirinya selalu percaya bahwa cara meraih kemenangan sama pentingnya dengan hasil akhir.

Baca Juga:AC Milan Gagal Lolos ke Liga Champions, Allegri Tak Mau Salahkan PemainDibidik Manchester United, Tonali Calon Pemain Italia dengan Transfer Termahal Sepanjang Sejarah

“Sebagai pelatih dan pemimpin tim ini, bagi saya cara untuk menang itu sangat penting. Karena itu saya sering dikritik,” ucap Fabregas.

Ia juga memuji suasana internal klub yang menurutnya menjadi salah satu kunci kesuksesan musim ini.

“Klub ini adalah keluarga yang sesungguhnya. Semua orang berbicara dengan jujur dan selalu ingin berkembang,” tuturnya.

Fabregas menyadari perbedaan antara kemenangan dan kegagalan sangat tipis, terutama di kompetisi seketat Serie A.

Namun ia percaya mentalitas dan keberanian bermain menjadi faktor yang membawa Como melampaui ekspektasi banyak orang.

“Antara menang dan kalah ada garis yang sangat tipis. Ketika Anda memiliki pemain-pemain terbaik dunia, tentu lebih diunggulkan. Tapi Como di awal musim tidak dianggap seperti itu,” katanya.

Lolosnya Como ke Liga Champions menjadi salah satu kisah terbesar Serie A musim ini.

Baca Juga:Juventus, Inter dan AC Milan Kompak Tolak David AlabaSiapa Massimo Calvelli? Orang Kuat AC Milan yang Buat CEO Giorgio Furlani Pergi

Klub yang sebelumnya tidak masuk hitungan kini justru berhasil menyingkirkan tim-tim besar seperti Milan dan Juventus dalam perebutan tiket Eropa.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa proyek jangka panjang yang dibangun Fabregas mulai menunjukkan hasil nyata.

Dengan skuad muda dan permainan atraktif, Como kini bukan lagi sekadar tim kejutan.

Musim depan, mereka akan tampil di panggung terbesar sepak bola Eropa. Sebuah pencapaian yang mungkin sulit dibayangkan oleh para pendukung Como beberapa tahun lalu.

0 Komentar