RADARTASIK.ID – Karier Tammy Abraham sempat dianggap meredup setelah tersingkir dari proyek AS Roma.
Cedera panjang, performa yang menurun, hingga status sebagai pemain buangan membuat banyak orang meragukan masa depannya di level tertinggi Eropa.
Namun striker asal Inggris tersebut kini membuktikan bahwa dirinya masih mampu menorehkan sejarah besar.
Baca Juga:Sabatini: AC Milan Harus Pilih Allegri atau IbrahimovicPenghasilan Arsenal dari Gelar Juara Liga Inggris Lebih Besar dari Juara Liga Champions
Setelah membawa Aston Villa menjuarai Liga Europa musim 2025/2026, Abraham resmi masuk daftar langka pemain yang berhasil memenangkan tiga kompetisi utama UEFA: Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Conference.
Prestasi itu membuat Abraham sejajar dengan Emerson Palmieri, yang sebelumnya lebih dulu mencatatkan rekor serupa.
Abraham memenangkan Liga Champions bersama Chelsea pada musim 2020/2021.
Meski bukan pemain utama di final, ia tetap menjadi bagian skuad The Blues yang sukses mengalahkan Manchester City.
Setahun kemudian, Abraham menjadi tokoh penting saat Roma menjuarai Liga Conference musim 2021/2022 di bawah asuhan Jose Mourinho.
Gelar itu menjadi trofi Eropa pertama Roma dalam sejarah modern sekaligus menjadikan Abraham sebagai idola baru di Olimpico.
Kini, lingkaran tersebut akhirnya lengkap setelah Aston Villa keluar sebagai juara Liga Europa musim ini.
Gelar tersebut membuat Abraham resmi menorehkan “treble Eropa” yang sangat jarang dicapai pemain mana pun.
Baca Juga:Presentasi dengan Power Point, Inter Tak Jadi Rekrut FabregasSenjata Pamungkas AC Milan Lolos ke Liga Champions: 70.000 Fans Siap Penuhi San Siro
Sebelumnya, Emerson Palmieri lebih dulu mencatatkan sejarah tersebut setelah memenangkan Liga Champions dan Liga Europa bersama Chelsea, lalu menambah Liga Conference bersama West Ham United pada musim 2022/2023.
Meski begitu, perjalanan Abraham menuju pencapaian tersebut jauh dari kata mudah.
Saat bergabung dengan Roma pada Agustus 2021, Abraham datang dengan ekspektasi besar.
Ia dibeli dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 40 juta euro atau sekitar Rp680 miliar (kurs Rp17.000 per euro).
Transfer tersebut menjadi salah satu permintaan khusus Mourinho yang saat itu ingin membangun proyek baru bersama Roma.
Di musim pertamanya, Abraham langsung tampil luar biasa. Ia menjadi mesin gol utama Giallorossi dan membantu tim menjuarai Liga Conference.
Secara keseluruhan, Abraham mencatat 120 penampilan dan mencetak 39 gol selama membela Roma di semua kompetisi.
