Sekolah Maung Dibuka, SMAN 1 Ciamis Akan Segera Seleksi Siswa Berprestasi

Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis
Siswa-siswi SMAN 1 Ciamis sedang berjalan pulang setelah selesai kegiatan belajar mengajar, Rabu (20/5/2026) sore. (Fatkhur Rizqi/Radartasik.id)
0 Komentar

Selain itu, calon siswa harus berdomisili di kabupaten/kota di Jawa Barat minimal satu tahun yang dibuktikan dengan kartu keluarga dan KTP. Pendaftar juga wajib melampirkan surat rekomendasi dari sekolah asal yang menyatakan calon murid berprestasi dan memiliki minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Persyaratan khususnya, jalur potensi akademik mendapatkan IQ minimal 130 hasil asesmen psikolog terdaftar Himpsi/psikolog dari perguruan tinggi terakreditasi. Jalur kompetensi akademik melalui jalur rapor dan prestasi minat bakat/akademik memiliki rata-rata rapor semester 1 sampai 5 minimal ada 85 dan atau memiliki sertifikat kejuaraan Olimpaiade Sains Nasional (OSN) atau lainnya minimal tingkat provinsi,” katanya.

“Jalur kompetensi non akademik, memiliki nilai rata-rata rapor minimal semester 1 sampai 5 minimal ada 80 dan atau memiliki sertifikat kejuaraan kesenian, olahraga, keagamaan dan keterampilan lainnya ditingkatkan provinsi serta SK Kepimpinan seperti OSIS atau Kepramukaan,” tambahnya.

Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama

Jaen menjelaskan, calon siswa yang tidak lolos Seleksi Sekolah Maung masih dapat mengikuti SPMB reguler setelah pengumuman pada 8 Juni 2026. Namun, khusus di SMAN 1 Ciamis, penerimaan reguler tidak lagi dibuka.

“SMAN 1 Ciamis tidak membuka SMPB reguler lagi, karena khusus membuka SMPB Sekolah Maung saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem pembelajaran Sekolah Maung akan berbeda dibanding SMA reguler. Kurikulum yang diterapkan mencakup kurikulum nasional yang ditingkatkan, kurikulum Cambridge, serta muatan kearifan lokal.

“Jadi Sekolah Maung jam kegiatan belajarnya full day school, sehingga lebih panjang mulai dari pukul 07.00 -17. 00 wib. Ditambah Sabtu tetap masuk 07.30 hingga 13.30 wib untuk Kokurikuler,” katanya.

“Minimal juga ada camping dalam setahun ada empat kali di Minggu,” tambahnya.

Selain pengajar dari SMAN 1 Ciamis, nantinya kegiatan belajar juga melibatkan dosen dari perguruan tinggi melalui kerja sama yang sedang disiapkan.

“Karena nantinya lulusan Sekolah Maung siap untuk melanjutkan Perguruan Tinggi baik dalam negeri dan luar negeri. Sebab di tahun 2029 ke depan, mereka disiapkan untuk masuk 80 Perguruan tinggi negeri dan 20 Perguruan tinggi luar negeri,” ujarnya.

0 Komentar