Sekolah Maung Dibuka, SMAN 1 Ciamis Akan Segera Seleksi Siswa Berprestasi

Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis
Siswa-siswi SMAN 1 Ciamis sedang berjalan pulang setelah selesai kegiatan belajar mengajar, Rabu (20/5/2026) sore. (Fatkhur Rizqi/Radartasik.id)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menjalankan program Sekolah Manusia Unggul (Maung) pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri tahun 2026. Program ini digadang-gadang menjadi tandingan Sekolah Garuda Transformasi yang merupakan program unggulan pemerintah pusat.

Program Sekolah Maung dibuka khusus bagi siswa berprestasi, baik akademik maupun nonakademik. Untuk wilayah Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XIII yang meliputi Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran, ditunjuk tiga SMA Negeri dan satu SMK Negeri sebagai pelaksana program tersebut.

Rinciannya yakni SMAN 1 Ciamis, SMAN 1 Banjar, SMAN 1 Parigi Pangandaran, dan SMKN 1 Pangandaran. Pendaftaran Sekolah Maung dilakukan secara daring melalui aplikasi Sekolah Maung di https://maung.spmb.jabarprov.go.id.

Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama

Calon peserta didik yang dapat mendaftar adalah lulusan SMP/MTs sederajat yang telah menerima akun pendaftaran pada 18–22 Mei 2026. Adapun pendaftaran dibuka pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026.

Kepala SMAN 1 Ciamis Noor Rahmawati melalui Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Ciamis Jaen mengatakan, sekolahnya membuka penerimaan khusus Sekolah Maung untuk memenuhi kuota 384 siswa kelas X.

“Kita untuk Sekolah Maung memiliki kuota 12 rombongan belajar (rombel), setiap rombel diisi 32 siswa dengan pendaftaran online dimulai 25-29 Mei 2026 dan pengumuman 8 Juni 2026,” katatnya kepada Radar, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, SMAN 1 Ciamis menjadi satu-satunya Sekolah Maung tingkat SMA di Kabupaten Ciamis yang disiapkan untuk mencetak sumber daya manusia unggul.

“Lulusan SMP/MTs sederajat siapa pun boleh mendaftar, asal berprestasi (akademik dan non akademik, Red). Karena Sekolah Maung tidak ada jalur afirmasi dan zonasi, hanya ada jalur prestasi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Sekolah Maung membuka tiga jalur penerimaan, yakni potensi akademik dengan kuota 10 persen, kompetensi akademik 70 persen, dan kompetensi nonakademik 20 persen.

Calon peserta didik diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya lulusan SMP/MTs sederajat tahun berjalan atau tahun sebelumnya serta berusia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2026. Pendaftar juga wajib telah mengikuti Tes Kemampuan Akademik yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bagi jalur kompetensi akademik.

0 Komentar