Prestasi tersebut membuat manajemen semakin yakin untuk melanjutkan kerja sama jangka panjang dengan mantan bek timnas Rumania tersebut.
Laporan dari Italia menyebutkan Chivu segera menandatangani kontrak baru hingga 2028, dengan opsi perpanjangan satu musim tambahan. Tidak hanya itu, gajinya juga akan mengalami kenaikan signifikan.
Jika sebelumnya Chivu menerima sekitar 2 juta euro per musim atau setara Rp34 miliar (kurs Rp17.000 per euro), kini ia diperkirakan akan mendapatkan hampir 4 juta euro per tahun atau sekitar Rp68 miliar.
Baca Juga:Sabatini: Ibrahimovic Menghancurkan AC Milan dari DalamArteta Ditertawakan Saat Putar Lagu Liverpool, Kini Arsenal Juara Premier League
Keberhasilan Chivu sekaligus memperlihatkan bahwa stabilitas menjadi pilihan yang lebih tepat bagi Inter dibanding melakukan revolusi total seperti yang diinginkan Fabregas.
Meski gagal bergabung dengan Inter, reputasi Fabregas sebagai pelatih muda tetap terus meningkat.
Setelah kembali membawa Como tampil impresif di Serie A, pelatih asal Catalunya itu kini mulai disebut-sebut sebagai calon pelatih klub-klub besar Eropa lainnya.
Namun kisah presentasi PowerPoint tersebut menunjukkan bahwa visi besar saja tidak selalu cukup untuk mendapatkan kursi di klub sebesar Inter.
Nerazzurri akhirnya memilih kesinambungan proyek dibanding perjudian besar yang bisa mengubah seluruh struktur tim mereka.
