Tidak Ramah Pejalan Kaki! Trotoar Depan Kantor DPRD Kota Tasikmalaya Banyak Pohon

Trotoar kantor DPRD Kota Tasikmalaya, pohon di trotoar
Trotoar di depan Kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya tertutup pohon yang membuat fasilitas itu tidak ramah untuk pejalan kaki.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID–Trotoar pada prinsipnya dibangun di tepi jalan untuk memfasilitasi para pejalan kaki. Namun fasilitas tersebut tidak memberikan kenyamanan ketika ditumbuhi pohon yang menghalangi akses.

Seperti halnya trotoar di Jalan RE Martadinata Kecamatan Indihiang, tepatnya di depan kantor DPRD Kota Tasikmalaya. Di mana jalur pedestrian itu jadi lokasi tumbuhnya pepohonan yang tidak ramah untuk pejalan kaki, terlebih disabilitas.

Selain dipenuhi pohon, beberapa bagian trotoar juga terlihat rusak sehingga membuat masyarakat kesulitan saat melintas. Akibatnya, pejalan kaki terpaksa turun ke badan jalan yang dipadati kendaraan.

Baca Juga:Butuh Rp345 Juta Perbulan Untuk Gaji Sukwan DLH Kota Tasikmalaya, Bukan Masalah Kalau PAD OptimalInovasi Parkir Dishub Kota Tasikmalaya Terancam Rontok, Ada Wacana Sistem Berlangganan se-Jawa Barat

Salah seorang warga, Teni Fitriyani, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, pohon-pohon yang berada di atas trotoar semakin membesar dan membuat ruang berjalan semakin sempit.

“Trotoar ini seharusnya jadi fasilitas yang nyaman untuk masyarakat. Tapi sekarang malah sulit digunakan karena terhalang pohon,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Ia mengaku sering memilih berjalan di tepi jalan raya karena trotoar tidak lagi nyaman dilalui. Kondisi itu dinilai membahayakan keselamatan pejalan kaki, terutama pada jam-jam sibuk saat arus kendaraan meningkat.

“Kalau lewat trotoar susah, jadi terpaksa turun ke jalan. Tentu ini berbahaya karena kendaraan ramai,” katanya.

Menurut warga, keberadaan pohon sebenarnya penting untuk memberikan keteduhan. Namun, penataannya dinilai perlu diperhatikan agar tidak mengganggu fungsi utama trotoar sebagai jalur khusus pejalan kaki.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan penataan ulang terhadap trotoar di kawasan tersebut. Selain memperbaiki bagian yang rusak, penertiban dan penyesuaian posisi pohon juga dinilai penting agar pejalan kaki dapat kembali menggunakan trotoar dengan aman dan nyaman. (Ujang Nandar)

0 Komentar