Kawasan Rawan Longsor, Dua Rumah di Sukamaju Cihaurbeuti Ciamis Harus Direlokasi

Longsor ciamis
Tanah longsor menimpa rumah yang ada di Dusun Cibulakan RT 02/RW 01, Selasa (12/5/2026). (Fatkhur Rizqi/Radartasik.id)
0 Komentar

Meski demikian, kebutuhan bahan pangan pokok masih sangat diperlukan untuk para pengungsi.

“Saat ini sembako seperti beras, telur, dan lainnya untuk pengungsi masih sangat dibutuhkan. Oleh karena, bagi pengusaha setempat bisa atau agnia bisa membantu, sangat berterima kasih,” katanya.

Selain merusak rumah warga, longsor juga memutus saluran irigasi pertanian sepanjang lebih dari 50 meter. Saluran tersebut selama ini digunakan untuk mengairi lahan pertanian di Desa Cijulang dan sekitarnya.

Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama

“Saat ini menunggu perbaikan saluran pengairan yang rusak lebih 50 meter. Perbaikan ini penting untuk pengairan pertanian di desa Cijulang dan sekitarnya,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani menyebut longsor di Dusun Cibulakan tergolong parah karena menimbun dua rumah dan satu musala.

“Mengingat posisi perumahan berada tepat di bawah tebing curam, sehingga kita sarankan warga untuk mencari lokasi hunian baru yang lebih stabil,” katanya.

Pemerintah daerah saat ini terus memantau pergerakan tanah di wilayah Cihaurbeuti guna mengantisipasi bencana susulan dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

“Melalui koordinasi dengan perangkat desa, BPBD berharap masyarakat semakin sadar akan risiko tinggal di kawasan zona merah bencana,” ujarnya. (riz)

0 Komentar