TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Permasalahan tidak optimalnya aliran Irigasi Ciramajaya di Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan.
Kondisi pendangkalan dan penyempitan saluran irigasi disebut telah berlangsung sejak lama dan hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat, khususnya para petani.
Camat Tanjungjaya, Rahmat ZM, mengatakan persoalan tersendatnya aliran air di Irigasi Ciramajaya sebenarnya bukan masalah baru. Menurutnya, kondisi tersebut sudah menjadi polemik sejak sebelum tahun 2010.
Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama
“Aliran air sudah lama tersendat akibat pendangkalan. Kami sudah beberapa kali turun langsung ke lapangan dan memang ditemukan adanya sedimentasi yang cukup parah di sejumlah titik,” ujar Rahmat.
Ia menjelaskan, pendangkalan yang terjadi membuat kapasitas saluran irigasi terus menyempit. Bahkan di salah satu lokasi, saluran yang memiliki panjang sekitar 100 meter kini mengalami penyempitan signifikan.
“Di titik tersebut, aliran air yang bisa melintas hanya sekitar dua meter saja. Tentu kondisi ini sangat menghambat distribusi air ke area persawahan warga,” katanya.
Rahmat menegaskan, kondisi tersebut harus segera ditindaklanjuti melalui normalisasi saluran irigasi agar fungsi pengairan dapat kembali optimal. Menurutnya, langkah penanganan itu menjadi harapan besar masyarakat Tanjungjaya, terutama para petani yang menggantungkan kebutuhan air dari Irigasi Ciramajaya.
“Normalisasi ini menjadi harapan besar warga Tanjungjaya agar pasokan air ke sawah kembali lancar dan lahan pertanian bisa kembali produktif,” ucapnya.
Berdasarkan informasi dari PSDA, lanjut Rahmat, di sepanjang jalur Irigasi Ciramajaya terdapat sekitar 58 titik permasalahan yang membutuhkan penanganan serius.
Ia menambahkan, upaya penertiban sebenarnya pernah dilakukan pada tahun 2022 lalu dengan melibatkan alat berat untuk membersihkan dan menata saluran irigasi.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
Namun hingga kini, sejumlah titik masih mengalami pendangkalan dan penyempitan sehingga memerlukan penanganan lanjutan secara menyeluruh.
Pemerintah Kecamatan Tanjungjaya berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses normalisasi dapat segera direalisasikan demi mendukung keberlangsungan sektor pertanian masyarakat. (ujg)
