Kubu yang menolak transfer ini khawatir AC Milan akan mengorbankan keseimbangan finansial klub hanya demi pemain yang mungkin tidak lagi berada di level terbaiknya dalam dua atau tiga musim ke depan.
Saat ini Milan memang sedang menyiapkan revolusi lini depan. Beberapa nama penyerang top mulai dikaitkan dengan Rossoneri, termasuk Dusan Vlahovic, Nicolas Jackson, hingga Darwin Nunez.
Sebagian besar target tersebut jauh lebih muda dibanding Lewandowski dan dianggap memiliki nilai investasi jangka panjang yang lebih baik.
Baca Juga:Ditonton Raja Salman, Theo Hernandez Bantu Inzaghi Raih Gelar Perdana di Arab SaudiMoratti Dukung Langkah Inter Datangkan Nico Paz: Sarankan Lautaro dan Barella Dikontrak Seumur Hidup
Karena itulah, sejumlah petinggi Milan merasa penggunaan sebagian besar anggaran gaji untuk Lewandowski justru bisa menghambat transfer penting lainnya, terutama di sektor gelandang dan pertahanan.
Meski demikian, nama Lewandowski tetap memiliki daya tarik besar.
Pengalamannya memenangkan banyak gelar bersama Bayern Munich dan Barcelona membuatnya masih dipandang sebagai salah satu striker elite dunia.
Musim lalu saja, ia tetap tampil produktif dengan torehan gol yang konsisten di kompetisi domestik maupun Eropa.
Faktor itulah yang membuat sebagian petinggi Milan yakin sang striker masih mampu menjadi pembeda.
Kini keputusan akhir berada di tangan manajemen AC Milan.
Apakah mereka akan mengambil risiko besar demi mendatangkan striker berpengalaman dengan status bintang dunia, atau memilih fokus pada proyek jangka panjang dengan pemain yang lebih muda dan lebih ekonomis.
Yang jelas, saga transfer Robert Lewandowski dipastikan akan menjadi salah satu cerita paling menarik dalam bursa transfer musim panas tahun ini.
