Salah satu sosok yang paling mendapat perhatian dalam wawancara tersebut adalah Cristian Chivu. Moratti mengaku selalu kagum dengan keberanian mantan bek asal Rumania tersebut.
Ia mengingat kembali momen mengerikan ketika Chivu mengalami cedera kepala serius, tetapi mampu kembali bermain hanya sebulan setelah operasi.
“Belakangan dia bercerita kepada saya bahwa ketika menyundul bola, pandangannya sempat gelap selama lima detik. Dia benar-benar sangat berani,” ungkap Moratti.
Baca Juga:Media Italia Ramal AC Milan Akan Jual Strahinja PavlovicRevolusi Spalletti di Juventus: Depak 4 Pemain, Minta Tambahan 3 Punggawa Baru
Moratti juga menilai Chivu memiliki kecerdasan dan karakter kuat yang membuatnya sukses meniti karier sebagai pelatih.
Setelah berkembang di tim muda, Parma, hingga akhirnya sukses bersama Inter, Moratti yakin Chivu memang memiliki kualitas spesial.
Selain itu, Moratti memberikan pandangannya soal strategi transfer klub besar dan menyarankan lebih baik mengeluarkan dana besar untuk satu pemain berkualitas dibanding membeli banyak pemain biasa-biasa saja.
“Pengalaman mengajarkan bahwa membeli satu pemain hebat lebih menguntungkan. Dia akan membalas lewat performa di lapangan dan nilainya juga tetap tinggi jika suatu saat dijual kembali,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Moratti juga menyebut dua pemain yang menurutnya layak dipertahankan Inter seumur hidup, yakni Lautaro Martinez dan Nicolo Barella.
Ia menyebut Lautaro sebagai sosok pemimpin sejati yang memiliki karakter kapten dan masih bisa berkembang lebih jauh.
“Lautaro adalah pemain yang paling saya andalkan. Dia masih muda dalam cara bergerak dan bermain. Secara fisik dia juga terlihat bisa bertahan lama di level tertinggi,” ujar Moratti.
Baca Juga:Juventus Ngebet Pulangkan Sandro Tonali, Newcastle Pasang Harga SelangitPembelian Bisa Sistem Kredit, AC Milan Tertarik Boyong Ismael Kone
Sementara Barella dipujinya karena mentalitas dan karakter kompetitif yang selalu muncul dalam momen penting.
Tak hanya itu, Moratti juga mengenang transfer legendaris antara Zlatan Ibrahimovic dan Samuel Eto’o dengan Barcelona.
Ia mengaku sempat mengatakan kepada Presiden Barcelona saat itu bahwa Ibrahimovic adalah sosok pemenang yang akan membawa kesuksesan besar bagi Blaugrana.
Namun kenyataannya, justru Inter yang meraih treble winners termasuk Liga Champions.
“Saya mengatakan dengan jujur bahwa Ibrahimovic adalah pemain hebat. Tapi ternyata kami yang memenangkan semuanya,” tutup Moratti sambil tertawa.
