Pelatih PSIM Yogyakarta Turut Mengomentari Laga Persija vs Persib di Pekan ke-32, Begini Katanya

PSIM Yogyakarta
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean Paul Van Gastel Turut Mengomentari Laga Persija vs Persib di Pekan ke-32 Super League. (Dok. ILeague/PSIM)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Laga Persija vs Persib pada pekan ke-32 Super League akan berlangsung pada Minggu 10 Mei 2026 mulai pukul 15.30 WIB.

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean Paul Van Gastel turut memberikan komentarnya terkait pertandingan Persija vs Persib.

Dia menilai Persija menghadapi Persib bakal berlangsung sengit.

Hal itu disampaikan Jean Paul Van Gastel usai PSIM Yogyakarta menghadapi Persib di Stadion GBLA, Senin 4 Mei 2026.

Baca Juga:Respons Borneo FC dalam Perebutan Gelar Juara dengan Persib Diungkap Christophe NduwarugiraYusaku Yamadera Temukan Banyak Kekurangan di PSIM Yogyakarta Pasca Kalah Menyakitkan dari Persib

“(Setelah melawan PSIM) mereka akan bertanding melawan Persija. Pasti akan berlangsung sangat ketat,” ujarnya dilansir dari laman ILeague.

Pada pertandingan pekan ke-31, timnya harus mengakui keganasan Persib Bandung. Laga berakhir dengan skor tipis 1-0.

Gol kemenangan dari tim tuan rumah dicetak oleh Patricio Matricardi pada menit 2. Bek asal Argentina ini berhasil menaklukkan kiper PSIM Cahya Supriadi memanfaatkan umpan matang dari Thom Haye.

Jean Paul Van Gastel menyadari pertandingan menghadapi Persib berjalan sulit. Dia mengetahui tim lawan memiliki ambisi besar menuju tangga juara.

Dia pun merasa kesulitan mengubah keadaan lantaran telah kebobolan pada awal pertandingan.

Menurut Jean Paul Van Gastel, tertinggal lebih dulu membuat PSIM Yogyakarta sulit mengembangkan permainan.

Sebaliknya, kata dia, tim kebanggaan Bobotoh bermain lebih lepas sambil menunggu kesalahan yang dilakukan oleh anak asuhnya.

Baca Juga:Super Big Match Persija vs Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Beckham Putra Merasa SenangJelang Melawan Persija di SUGBK, Teja Paku Alam Resmi Masuk Daftar Pemain 100 Persib

“Ini yang membuat laga berat. Akibatnya, ini membuat Persib lebih enjoy main dan menunggu kesalahan untuk melakukan serangan balik cepat,” tuturnya.

Hasil dari Bandung menambah catatan negatif PSIM dalam 8 pertandingan terakhir. Tim Laskar Mataram mencatatkan 3 kali imbang dan 5 kali kalah.

Atau, PSIM mencatat 5 kekalahan dari 6 pertandingan terakhir.

Dengan hasil minor di beberapa laga terakhir, Ze Valente dkk masih tertahan di posisi 11 dengan perolehan 39 poin.

PSIM masih punya kesempatan untuk naik ke peringkat yang lebih tinggi. 3 laga ke depan akan menentukan posisi akhir PSIM di Super League 2025-2026.

Setelah menghadapi Persib, PSIM akan melakoni 2 laga home beruntun yakni menghadapi Malut United pada Minggu 10 Mei dan Madura United pada Minggu 17 Mei 2026.

Kemudian, akan bertandang ke markas Arema FC pada Sabtu 23 Mei 2026.

0 Komentar