TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Aksi penyiraman air kimia berbahaya terjadi di sebuah gudang konveksi di Kampung Gunajaya, Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebanyak 9 orang pegawai menjadi korban dalam insiden tersebut.Enam korban, terdiri dari lima laki-laki dan satu perempuan, dilarikan ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara tiga korban lainnya sempat dirawat di Puskesmas Cibeureum dan kini telah diperbolehkan pulang.Kapolsek Manonjaya AKP Soni Alamsyah membenarkan kejadian tersebut. “Betul, telah terjadi penyiraman air keras di wilayah hukum kami sekitar pukul 19.00 WIB,” ujarnya kepada wartawan.Ia menjelaskan, seluruh korban merupakan pegawai di gudang konveksi tersebut. Mereka mengalami luka bakar dengan tingkat ringan hingga sedang di sejumlah bagian tubuh, seperti wajah, leher, punggung, tangan, dan kaki. “Pelaku diduga satu orang, merupakan kurir ekspedisi yang biasa mengantar dan menjemput barang ke lokasi tersebut,” jelasnya.Hingga saat ini, motif pelaku masih dalam penyelidikan. Penanganan kasus telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota untuk pendalaman lebih lanjut. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan korban guna mengungkap latar belakang aksi tersebut yang sempat menggegerkan warga sekitar.Sementara itu, salah seorang rekan korban, Efu (22), menuturkan beberapa korban yang dilarikan ke rumah sakit di antaranya Wina yang bekerja sebagai admin, kemudian Iki dan Markus yang merupakan helper, dan beberapa orang lainnya, serta Fadil yang diketahui merupakan adik pelaku.Ia menceritakan, peristiwa bermula saat pelaku tiba-tiba datang ke gudang dan langsung menyemprotkan cairan dari wadah berupa botol plastik. Suasana seketika panik. “Teman dan adik pelaku sempat berusaha menolong korban, tapi malah ikut terkena semprotan cairan tersebut,” ujarnya.Pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh para pekerja di gudang sebelum diserahkan ke pihak kepolisian. (Firgiawan)
Pelaku Penyiraman Air Keras di Manonjaya Tasikmalaya Seorang Kurir, Sembilan Orang Jadi Korban
